Ratus, Apakah Baik Bagi Kesehatan? | DiaryHijaber.com

Writer : SM Editor : Someone

Ratus, Apakah Baik Bagi Kesehatan?

531 kali dilihat

Organ intim kewanitaan begitu sensitif. Butuh perawatan ekstra agar organ kewanitaan tetap sehat. Pasalnya, mungkin saja banyak bakteri yang muncul pada organ intim kewanitaan. Selain menjaga kesehatan, kelembapan organ kewanitaan juga tetap harus terjaga lho Hijabers.

Penting bagi para wanita untuk merawat organ intim, baik dari dalam maupun luar. Jika dari dalam, Anda harus menjalankan pola hidup yang sehat, mengganti pembalut saat sedang datang bulan, dan lainnya. Untuk bagian luar, setidaknya Anda harus rutin mencukur rambut di sekitar organ intim. Bisa saja, rambut atau bulu di sekitar organ intim menyimpan banyak bakteri.

Sudah cukup lama hadir metode perawataan organ intim kewanitaan, salah satunya yaitu dengan ratus. Metode ratus ini tersedia pada salon kecantikan wanita. dengan cara menguapi organ kewanitaan, ratus dapat membunuh bakteri. Tapi, tahu kah Anda bahwa ratus memiliki efek negatif bagi organ intim kewanitaan?

Dilansir dari Womenhealthmag, seorang profesor klinis dari Yale School of Medicine yaitu Mary Jane Minkin memiliki pendapat seputar ratus. Dalam pendapatnya, Minkin menjelaskan bahwa ratus memiliki dampak buruk bagi kesehatan organ kewanitaan.

Yap, uap yang masuk ke dalam organ kewanitaan akan merusak lapisan antrara kandung kemih dan rektum. Sehingga, ratus cukup membahayakan kesehatan organ intim kewanitaan. Selain itu, uap ratus yang dikatakan dapat membunuh bakteri, ternyata dapat mengancam bakteri baik untuk tetap hidup lho Hijabers. Sehingga, bakteri baik yang tidak perlu dibersihkan, justru dapat mati akibat uap ratus.

Bila ratus dapat menyeimbangkan rahim, pendapat Minkin mengatakan bahwa uap ratus tidak akan bisa masuk sampai ke dalam rahim. Maka, uap ratus tidak dapat mempengaruhi atau menyeimbangkan hormon. Tidak hanya itu, ratus yang panas dapat membuat iritasi dan kemerahan pada organ intim wanita.

Bagaimana Hijabers, masih berminat menggunakan ratus untuk perawatan organ intim kewanitaan?



RELATED ARTICLE