Yakin Nih Masih Mau Bohong Lagi? | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Yakin Nih Masih Mau Bohong Lagi?

341 kali dilihat

Mendekati akhir jaman, banyak dosa besar yang dianggap biasa. Salah satunya adalah berbohong. Kebiasaan satu ini, sering dianggapsantai dan nggak ada beban. Dia juga biasa dimasukkan dalam kegiatan sehari-hari , bahkan jadi bahan guyonan dimana-mana.

Mereka yang melakukannya sama sekali nggak sadar kalau hal tersebut secara otomatis akan membuatnya mengalami kerugian yang sangat banyak. Bahkan kadang lebih banyak dari pada keuntungan yang dia dapat dari kegiatan berbohong itu. Gimana nggak, lama kelamaan pun kepercayaan orang hilang untuk dia, orang lainpun akhirnya juga malas bergaul dengannya, dan yang paling parah adalah Allah pun memberikan kutukan kepadanya. Allah berfirman di dalam Surah Adz-Dzariyat, ayat 10, (yang artinya), “Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta”

Kawan, tahukah kita bahwa orang yang berbohong sebenarnya sedang membohongi diri mereka sendiri. Karena mereka pikir bahwa ketika dia mengatakan kebohongannya, toh nggak ada orang yang tahu tentang hal itu. Tapi mereka lupa bahwa Allah adalah yang Maha mendengar. Dan lagi malaikat Atid senantiasa mencatat apa yang dia lakukan itu. Lalu? Ya jadi sebenarnya orang tersebut nggak lain sedang menipu diri sendiri, tapi dia nggak sadar. Berkaitan dengan hal ini, Allah juga berfirman yang sama kok, bahwa “Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.” (Q.S. Al Baqarah: 9).

Jujur itu memang sulit, tapi paling nggak akhirnya akan menenangkan. Beda dengan bohong, mungkin awalnya senang, tapi ujungnya susah, udah gitu malu-maluin pula. Ibarat kata seperti pepatah ‘bangkai yang dibungkus serapi apapun, maka akan tetap tercium juga bau busuknya’. Kebohongan yang disimpan rapi, disampaikan dengan manis, dan atau dikamuflase daam bentuk apapun juga, pasti bakal ketahuan kalau itu adalah kebohongan. Dan kalau udah ketahuan kalau kita bohong, pasti bakalan malu,kan?

Jadi yuk kita belajar yang lugu-lugu aja deh, jujur-jujur aja deh. Walaupun hari gini katanya nyari orang jujur itu seperti nyari jarum di lautan yang luas, tapi paling nggak kita nggak kudu malu sama Allah di akhirat kelak, waktu semua perbuatan kita di buka kembali di depan kita. Kita selamatkan diri kita dari momen yang nggak enak seperti itu. Walaupun jujur itu juga kadang sulit, tapi lebih baik “bersakit-sakit dahulu, dan bersenang-senang kemudian”. Ya nggak, sih?. Jadi yakin nih masih mau bohong lagi?

 

(Nayma)



RELATED ARTICLE