Udahlah, Allah Sudah Paling Tahu Siapa Kita | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Udahlah, Allah Sudah Paling Tahu Siapa Kita

210 kali dilihat

Jaman sekarang katanya kalau nggak gaya, nggak akan eksis. Maka untuk mendukung semua itu, terciptalah begitu banyak gaya yang diharapkan bisa mendongkrak pamor dan ke-keren-an seseorang. Tapi dari begitu banyaknya gaya yang beredar dimanappun dan kapanpun, ada satu yang biasanya mengundang perhatian banget. Gaya itu adalah yang identik dengan islam. Maksutnya? Mereka menggunakan atribut islam, dan lalu sibuk membawa dalil dan ayat-ayat Al Quran, padahal sebenarnya tujuan mereka nggak lebih adalah seputar mendapatkan sesuatu hal dari dunia, entah harta, ketenaran ataupun sekedar pujian manusia.

Mereka merasa bisa menipu manusia dengan gaya-gayaan ala mereka tersebut. Dan mungkin mereka berhasil, tapi sayangnya mereka ternyata tetap nggak bisa menipu Allah. Karena Allah Maha tahu apa niatan mereka dan Maha Mendengar bahkan apa yang tersirat dalam hati sekalipun.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), Sama saja (bagi Tuhan), siapa diantaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari. (QS. Ar Ro’du: 10).

Allah lebih tahu dan mengerti apa-apa yang kita niatkan dan apa yang kita katakan walaupun hanya dalam hati sekalipun. Nggak ada satupun yang bisa lolos dari pendengarannya.

Pertanyaannya, “ngapain masih pakai acara menipu dengan tampilan sok islami padahal hati kita nggak kaya’ gitu juga?”. Itu sama saja kita menolak buat mengakui kalau kita lagi mencuri sesuatu padahal sudah jelas banget kita tertangkap tangan sedang mencuri. Barang buktinya pun masih nempel ditangan kita, tapi kita berdalih bahwa kita nggak mencuri, tapi sedang menyumbang. Ya Allah kalau mau berbuat konyol juga nggak harus sampai se-begitunya juga kali’. Ya nggak sih?

Tampillah apa adanya aja, kawan. Dan justru kalau kita “lebih” tunjukkanlah kalau kita bisa lebih sederhana. Lagipula nggak ada gunanya kita pasang pengumuman sebagai “orang beriman”. Karena toh kita mengimani sesuatu kan hanya karena Allah, bukan tujuannya demi mendapatkan pujian manusia. Kecuali, kalau memang kita memang berniat banget pengen dinilai lebih oleh manusia, mungkin akan beda ceritanya.

Hiduplah seperti orang yang sebenar-benarnya hidup dalam iman, yang justru akan memperlihatkan sifat yang di ridhoi oleh Allah, yaitu rendah hati. Secara dia tahu kan kalau zonk banget kalau dia mau sok gaya-gayaan dan atau sombong dihadapan Allah. Dan dia juga tahu bagaimana resiko dari semua sikap minus itu.  

Dan sekarang saatnya kita introspeksi diri kita masing-masing. Kira-kira sudah benar-benar luruskan apa yang kita lakukan, hanya karena Allah saja, atau kita hanya sekedar pengen tampil wow dihadapan manusia biar dinilai mereka lebih baik, lebih suci dan lebih tinggi? Jawabannya kembali pada diri kita masing-masing, kawan.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE