Tolong, Ya Allah! | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Tolong, Ya Allah!

282 kali dilihat

Orang yang hidupnya selalu mengingat Allah adalah mereka yang hidup damai, tenang dan menyenangkan. Bahkan ketika mereka akan matipun, mereka bisa dengan santai tersenyum indah. Karena toh kehidupan setelah mati juga akan tetap dalam kuasa Allah, Robb yang selama ini mereka percayai dan yakini. Jadi nggak ada lagi rasa khawatir dan atau takut. Semuanya tetap berjalan dengan woles dan enak.

Sebaliknya, orang yang jauh hatinya dari Allah alias hidup senang ala-ala mereka aja mungkin juga akan bahagia. Tapi nggak akan seterusnya. Karena pada dasarnya nafsunya saja yang senang bersenang hati. Dan begitu rasa bosan itu datang, dia akan ganti selera lagi. Sibuk mencari kesana kesini, lagi dan lagi. Akhirnya jiwanya lelah lagi, sedih lagi, capek lagi. Dan kalau sudah begini, judulnya dia kembali bersedih lagi.

Dan cerita akan makin “seru” saat mereka akan mati. Seakan semua kenangan di ingat balik semua sama dia. Tapi sayangnya semua itu bukannya menambah dia gembira, malah justru penyesalan yang besar. Secara dia udah sadar kalau ternyata selama ini hidupnya udah banyak disia-siakan sekedar buat nyenengin nafsunya sendiri.  

Karena itu, sebenarnya nggak ada pilihan lain bagi kita kalau mau bahagia kecuali cuma hidup bersama Allah saja, dengan aturan Allah saja dan dengan cara yang disenangi Allah saja. Kita minta tolong juga kan hanya ke Allah aja, seperti kita minta ampun pun juga yang cuma ke Allah selalu.

Karena seluruh kuasa hidup emang milik Dia. Kita ini ibarat tenggelam di lautan, yang setiap saat dan setiap waktu hanya bisa minta tolong dan tolong sambil menyebut namaNya. Nggak ada lagi yang lebih berkuasa, nggak ada lagi yang lebih sanggup menolong dan memberikan keajaiban kecuali Allah aja.

Maka sangat amat rugilah bagi siapapun yang justru malah menjauhkan diri apalagi memutuskan komunikasi denganNya. Dia sama sekali nggak butuh kita. Mau kita jauh atau dekat, sama sekali nggak kasih efek apa-apa buat Dia. Dia tetap dengan Maha Kuasanya, Maha PerkasaNya, dan Maha segalanya. Nggak akan berkurang sedikitpun. Malah kita yang rugi bandar banyak banget, atau terlalu banyak, malah. Karena diakui atau nggak, kita justru yang sangat amat butuh kepadaNya. Setiap saat, setiap waktu kita butuh Dia.

Jangan jauhi Dia, atau kebahagiaan kita sendiri yang akan jauh dari kita. Mintalah tolong hanya kepadaNya, Allah yang Maha Penolong dan Maha Berbelas kasih. Maka Diapun akan menyayang kita, dalam keadaan apapun kita. Dia sama sekali nggak akan merasa repot dengan rengekan kita, permintaan kita dan segala daftar kemauan kita. Malah Dia berseru “... adakah orang-orang yang memohon (berdoa) pasti akan kukabulkan, adakah orang yang meminta, pasti akan kuberikan dan adakah yang mengharap ampunan, pasti akan kuampuni... " (Al Hadits).

Jangan jauhi Dia. Jangan jauhi jalan keluar masalah kita, yang yaitu hanya Dia. Ayo segera kita memohon kepadaNya. Ayo kita bersujud, bertaubat dan berdoa, “ Ya Allah, tolonglah hambaMu ini...”

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE