Tetaplah Menjaga Hubungan Silaturahmi | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Tetaplah Menjaga Hubungan Silaturahmi

Jika rumah kita kemasukan tikus, dan kita merasa takut karenanya, maka kita harus mencari cara untuk mengeluarkan tikus tersebut, dan bukan malah membakar rumah yang kita punya. Kenapa harus mengorbankan sesuatu yang begitu besar, cuma demi sesuatu yang kita khawatirkan sementara? Bukankah hanya akan sia-sia saja apa yang kita lakukan tersebut?

Perumpamaan seperti ini berlaku pula ketika kita menghadapi berbagai masalah dalam hidup kita. Salah satunya adalah masalah dalam keluarga, atau kerabat kita. Jika kita sedang marah, keberatan ataupun tidak suka dengan sikap, perilaku dan perkataan salah seorang keluarga atau kerabat kita, maka kita harus bisa mencari cara agar masalah terselesaikan, tanpa membuat masalah baru. Salah satunya dengan membicarakan hal yang membuat kita marah tersebut dengan orang yang dimaksud secara kekeluargaan, dan bukan malah memutus secara sepihak silaturahmi yang telah terjalin baik dengannya.

Dan berkaitan dengan masalah silaturahmi ini, Ibnu Hajar menjelaskan, “Silaturahmi dimaksudkan untuk kerabat, yaitu yang punya hubungan nasab, baik saling mewarisi ataukah tidak, begitu pula masih ada hubungan mahrom ataukah tidak.”

Hijabers, dalam sebuah hubungan masalah yang timbul itu adalah biasa. Ketidakcocokan, pertengkaran, perselisihan, itu adalah hal biasa terjadi dan InshaAllah bisa diselesaikan dengan kepala dingin, jika kita bisa sama-sama bersabar. Sikap seperti ini, selain akan mempermudah keadaan, juga akan menguntungkan diri kita sendiri, karena dengan amal kebaikan inshaAllah kita bisa meraih surga Allah. Dari Abu Ayyub Al Anshori, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang amalan yang dapat memasukkan ke dalam surga, lantas Rasul menjawab, “Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi.” (HR. Bukhari).

Hidup kita di dunia ini hanya sekali saja, hijabers. Dan kita semua juga pastinya menginginkan hidup yang penuh berkah dan membahagiakan. Jika begitu, memperbanyak silaturahmi adalah salah satu cara yang di anjurkan oleh Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi.” (HR. Bukhari).

Semoga Allah melindungi kita dari kekerasan hati dan tingginya ego yang membuat kita memutuskan hubungan silaturahmi. Karena hal itu sebenarnya hanya akan menumbuhkan kesedihan, memupuk kesombongan dan melemahkan ketakwaan kita sendiri. Selain itu, kita akan juga akan tergolong orang yang merugi, karena seperti sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, (yang artinya), "Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan silaturrahim.” (HR. Bukhari dan Muslim).



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top