Ternyata, Cinta Sejati Itu Begini | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Ternyata, Cinta Sejati Itu Begini

305 kali dilihat

Jatuh cinta, berjuta rasanya. Nggak siang, nggak malam terbayang wajahnya. Kalau ketemu rasanya deg-deg an. Kalau nggak ketemu rasanya rindu. Kalau jauh pengen dekat, kalau dekat pengen langsung lari menjauh gara- gara malu. Alah, repot benar deh ya orang yang lagi jatuh cinta. Hee...

 

Yang dicintaipun tiba- tiba mulai menguasai indra. Mata kita cuma pengen melihat dia. Telinga kita sensitif banget kalau lagi mendengar tentang dia. Kaki kita semangat banget kalau melangkah buat dekat dengannya. Dan lain sebagainya. Intinya, yang lain tuh seperti nggak ada. Yang kita fokuskan cuma dia, dia, dan dia aja.

 

Tapi sayangnya, di dunia ini nggak ada yang abadi. Begitupun cinta kepada makhluk atau sesuatu selain Allah. Cinta itu bisa berkurang, bahkan hilang sama sekali karena banyak sebab. Karena manusia memiliki sifat bosan dan suka dengan sesuatu yang baru, suka perubahan serta kejutan. Dan memang sudah fitrah manusia memang begitu adanya.

 

Beda dengan kalau kita cinta ke Allah. Cinta yang itu sangat sejati banget. Allah akan tetap sayang kita, walau gimanapun keadaan kita. Justru kitanya yang sering sengaja atau malah sibuk menduakan atau malah ninggalin Allah. Tapi begitu kita sadar kita balik ke Allah. Dan Istimewanya Allah, Diapun kembali nerima kita. Karena itu, kita pun jadi lebih dan lebih lagi sayang ke Allah. Karena nggak akan ada satupun yang bisa seperti Allah dalam menyayangi kita.

 

Nggak ada acara menangis dalam cinta kita kepada Allah, kecuali tangisan kebahagiaan, ketaatan dan penyesalan diri kita. Nggak ada juga acara kesedihan waktu kita mencintai Allah, kecuali kesedihan karena kerinduan ingin melihat wajah Allah. Nggak ada juga galau- galau ria saat kita mencintai Allah, kecuali rasa galau dan khawatir kalau- kalau ternyata Allah nggak ridho ke kita.

 

Beda, beda banget rasanya dengan pas waktu kita mencintai manusia. Bahagianya ada batasnya, rindunya juga sementara, tapi pasti ada rasa sedih dan air mata di dalamnya. Belum lagi termasuk rasa galau, kecewa, sakit hati bahkan dendamnya.

 

Karena itu kawan, jangan pernah tinggalkan Allah, menduakanNya atau mencintai sesuatu dengan level setara dengan cinta kita kepadaNya. Karena dijamin pasti kita akan kecewa. Cukup cintai Allah saja, dan satu- satunya yang tertinggi agar kita selamat dan mendapatkan kebahagiaan yang sejati. Karena toh pada akhirnya kepada siapapun kita mencintai, maka kepada cinta Allah saja lah akhirnya kita akan kembali merasa tenang damai sentosa. Allah sajalah satu- satunya cinta sejati kita.

 

Dan jika ternyata hati kita masih susah buat melakukan semua itu, maka isi hari- hari kita dengan doa dan permohonan supaya kita selalu diberi taufik oleh Allah, untuk dimudahkan mencintai-Nya, dan menjadikan-Nya lebih kita cintai dari segala sesuatu yang ada di dunia ini. InshaAllah, Allah yang penyayang selalu akan mengabulkan doa- doa kita, selama kita mau meminta.

 

(NayMa)

 

 



RELATED ARTICLE