Tempat Sholat Terbaik Bagi Wanita | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Tempat Sholat Terbaik Bagi Wanita

Salat adalah ibadah yang sangat mulia bagi kita. Dan sebagai wanita, tempat pelaksanaan salat yang utama adalah di rumah kita. Karena kita para wanita tidak diwajibkan untuk salat berjamaah sebagaimana laki- laki, dan agar kita terjamin aman dari fitnah atau godaan.

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Sebaik-baik masjid bagi para wanita adalah diam di rumah-rumah mereka.” (HR. Ahmad)

 

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,Salat seorang wanita di rumahnya lebih utama baginya daripada salatnya di pintu-pintu rumahnya, dan salat seorang wanita di ruang kecil khusus untuknya lebih utama baginya daripada di bagian lain di rumahnya(HR. Abu Daud)

 

Namun bila seorang wanita ingin melaksanakan salat berjama’ah di masjid, maka tidak ada larangan baginya. Dari Salim bin Abdullah bin Umar bahwasanya Abdullah bin ‘Umar berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Janganlah kalian menghalangi istri-istri kalian untuk ke masjid. Jika mereka meminta izin pada kalian maka izinkanlah dia (HR. Muslim)

 

Tapi satu hal yang perlu diingat adalah, wanita tersebut haruslah memperhatikan aturan seperti menutupi aurat dan tidak memakai harum-haruman. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,Wanita mana saja yang memakai harum-haruman, maka janganlah dia menghadiri salat Isya’ bersama kami (HR. Muslim).

 

Dahulu di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, para wanitapun ada yang pergi ke masjid untuk salat. Namun seperti kita tahu bahwa para muslimah dikala itu sangat menjaga kehormatan dirinya, dan berhati- hati dari segala fitnah ketika meninggalkan rumah- rumah mereka walaupun tujuannya adalah untuk mendirikan salat. Mereka menghindari wangi- wangian, tidak berkhalwat dengan para laki- laki, dan bahkan mereka memilih untuk meninggalkan masjid segera setelah melaksanakan salat, sehingga mereka tidak dikenali. Imam Bukhari meriwayatkan dari Aisyah radliyallahu ‘anha: "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menunaikan shalat shubuh ketika hari masih gelap. Maka para wanita Mukminah berpaling (meninggalkan masjid) dalam keadaan mereka tidak dikenali karena gelap atau sebagian mereka tidak mengenali sebagian lainnya.” (HR. Bukhari)



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top