DiaryHijaber
Sunnah Makan yang Biasa Dilakukan Nabi | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Sunnah Makan yang Biasa Dilakukan Nabi

Salah satu ciri kehidupan orang mukmin adalah melaksanakan sunnah Rasul dalam kesehariannya. Karena adab- adab yang diajarkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam tidak lain hanya akan membawa kebaikan dan keberkahan pada diri kita. Hal ini adalah sebuah kepastian, walaupun banyak dari kita masih merasa asing bahkan janggal dengan ajaran tersebut.

Salah satunya adalah tentang cara makan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam, dimana beliau menjilati tangan beliau ketika telah selesai makan. Dan beliau memerintahkan kepada kita, untuk melakukan hal yang sama.

Alasan mengapa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan hal tersebut kepada kita, dijelaskan dalam hadits dari Jabir bin Abdillah, “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menjilati jari dan piring yang digunakan untuk makan. Beliau bersabda, “Sesungguhnya kalian tidak mengetahui di manakah letak berkah makanan tersebut.” [HR Muslim dan Ahmad].

Makanan yang kita nikmati itu mengandung berkah. Namun kita tidak mengetahui letak keberkahan tersebut. Apakah dalam makanan yang sudah kita santap, ataukah yang tersisa dan melekat di jari. Oleh karena itu hendaknya kita memperhatikan itu semua agar mendapatkan keberkahan. Yang dimaksud berkah adalah tambahan kebaikan, yaitu kebaikan yang bersifat permanen dan bisa menikmati kebaikan tersebut. Sedangkan yang dimaksud dengan keberkahan makanan adalah bisa mengenyangkan, tidak menimbulkan gangguan pada tubuh, tubuhpun jadi lebih kuat beraktivitas dalam ketaatan dan lain-lain.

Ibnu Ustaimin mengatakan, “Seyogyanya jika sudah selesai makan, jari-jari yang dipakai untuk makan dijilat terlebih dahulu sebelum dibersihkan dengan sapu tangan sebagaimana perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Allah dan Rasulnya lebih mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Termasuk salah satunya adalah adab makan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW tersebut. Karena itu, jangan sampai kita termasuk orang- orang yang meremehkannya atau memandang kebiasaan ini sebelah mata karena telah termakan budaya barat dan menganggap bahwa kebiasaan mereka makan adalah yang lebih modern dan pas untuk dilakukan dari pada apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam. Semoga Allah selalu memaafkan kita karena tidak melaksanakan atau kurang perhatian kepada sunnah-sunnah Nabi kita.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top