Simpan Si Dia dalam Doa Kita | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Simpan Si Dia dalam Doa Kita

Jatuh cinta adalah sifat manusiawi manusia. Dengan cinta manusia memiliki dunia yang sangat indah. Karena cinta adalah penyempurna ketidaksempurnaan manusia. Semua terlihat indah, damai dan bahagia dalam cinta.

Seperti itulah pula gambaran seseorang yang sedang jatuh cinta. Mereka melihat orang dicintai begitu baik dan tanpa cela. Kekurangan apapun akan dimakluminya, dan bahkan kesakitan yang mereka rasakan didalam cinta, malah akan mereka namai sebagai sebuah pengorbanan. Sungguh ajaib memang, dan membuat manusia kadang sampai lupa daratan.

Dan Allah sangat memahami hambanya yang sedang jatuh cinta. Karena itu, Allah mengajarkan kepada kita, untuk meletakkan cinta pertama dan yang utama hanya untukNya, saja. Karena jika cinta sudah berdasarkan iman kepadaNya, semua akan terasa berbeda. Cinta itu akan nampak tidak sama dengan nafsu yang hanya menyuguhkan senang-senang saja. Cinta itu akan tetap terbatasi dengan aturan Allah, sehingga ia akan tetap pada area positif dan membahagiakan.

Dari Anas ra., dia berkata bahwa Nabi bersabda : TIDAK BERIMAN salah seorang dari kalian sehingga aku lebih dicintai daripada orang tuanya, anaknya dan seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hijabers, cinta yang tidak dibatasi oleh kesadaran kita atas aturan Allah, akan sangat mudah ditunggangi oleh setan, sehingga kita malah akan terjerumus kepada cinta buta, dan penghambaan kepada makhluk. Karena itu, jika kita mencintai seseorang, cukuplah kita mencintainya hanya karena Allah, saja. Cintai dia jika dia mencintai Allah, dan jangan hanya cintai dia sekedar karena kita mencintainya saja.

Jangan umbar cinta itu, jika memang kita belum halal untuknya, karena hal itu justru akan menyiksa diri kita sendiri dan mungkin juga orang yang kita cintai tersebut ke depannya. Karena jodoh hanya Allah yang tahu, dan kita sama sekali tidak tahu. Jika Allah menghendaki kita dan dia bisa bersama, alangkah bahagianya. Tapi kalau ternyata yang terbaik menurut Allah bagi kita ini adalah tidak berjodoh dengan dia, maka akan lebih mudah kita berkompromi dengan cinta kita sendiri, agar bisa hilang seiring dengan waktu. Akhirnya, kitapun tidak perlu menanamkan harapan yang belum pasti untuk kehidupan kita sendiri dan kehidupan orang yang kita cintai.

Cukup doakan saja, bahwa dia akan menjadi yang lebih baik dihadapan Allah dan menemukan jodoh yang baik menurut Allah. Sembari kita juga berdoa, semoga kita diberikan jodoh dan kehidupan yang baik juga menurut Allah. Inshaallah, hal seperti inilah yang akan lebih mendamaikan kedua belah pihak. Lalu cinta akan kembali seperti layaknya cinta, yaitu anugrah yang membahagiakan, dan bukan malah menjadi cobaan yang menyedihkan apalagi sampai menyesatkan hidup kita. InshaAllah.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top