DiaryHijaber
Sholat, Amal Ibadah Yang Istimewa | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Sholat, Amal Ibadah Yang Istimewa

(DiaryHijaber.com) - Lagi dan lagi, bahasan tentang sholat diulas dan diungkap. Mungkin juga sudah untuk kesekian kalinya kita mendengar bahwa sholat adalah perkara yang begitu penting dalam Islam. Sholat adalah tiang agama kita. Jika tiang itu rapuh, bahkan ambruk, maka bisa dipastikan akan kacaulah juga diri kita.

 

Dari ‘Abdullah bin ’Umar radhiyallahu ’anhuma, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, (yang artinya), Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Dari Mu’adz bin Jabal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

 

Sholat adalah juga amalan yang akan di hitung pertama kali kelak di akherat. Karena itu, pasti akan menjadi kerugian bagi diri kita sendiri bila kita menyepelekan amalan sholat kita. Namun sebaliknya, bila kita yang senantiasa menjaga sholat kita dengan baik, tepat waktu dan khusuk, maka akan beroleh keselamatan dan keberuntungan.

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu. Bahwa Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, (yang artinya), Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” (HR. Abu Daud, Ahmad, al Hakim, dan Baihaqi).

 

Sahabat Rasul, sang “singa padang pasir” Umar bin Khatab radhiyallahu’anhu juga berkata, “Sungguh urusan terpenting yang ada pada kalian bagi saya adalah sholat. Barangsiapa yang menjaga sholatnya, maka dia telah menjaga agamanya. Siapa yang menyepelekan sholat, maka untuk urusan lain ia akan lebih sepelekan lagi. Tak ada bagian dari Islam, untuk orang-orang yang meninggalkan sholat ”

 

Sholat adalah amal ibadah yang berbeda dengan yang lainnya, seperti zakat, puasa, jihad dan lain- lain. Allah mensyariatkan kebanyakkan ibadah tersebut melalui perantara malaikat Jibril, kemudian malaikat Jibril menyampaikannya kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Namun berbeda dengan amalan sholat. Allah sendiri yang langsung memanggil RasulNya ke Sidrotul Muntaha. Dan peristiwa itu kita kenal dengan Isra Mi’raj.

 

Karena itu, saking pentingnya ibadah sholat ini, Allah sampai mewajibkan kita untuk tetap menegakkannya walaupun dalam keadaan apapun, seperti saat perang, sakit, perjalanan jauh dan lain sebagainya. Walau memang ada keringanan dalam hal syarat dan jumlah raka’atnya. Namun tidak menggugurkan kewajiban sholat secara keseluruhan.

 

Dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam ketika beliau akan meninggal pun juga berpesan untuk menjaga sholat kita. Beliau bahkan mengucapkannya sampai mengulangnya beberapa kali.

 

karena itu Hijabers, mari kita selalu memohon kepada Allah, semoga Allah selalu memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita untuk bisa menjaga kualitas sholat kita. Mari kita maksimalkan juga usaha kita untuk selalu bisa menjaga kualitas sholat kita agar tetap baik dihadapan Allah. Wallahu'alam.

 

 



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top