Sesungguhnya Amalan Itu Tergantung Niatnya | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Sesungguhnya Amalan Itu Tergantung Niatnya

Niat adalah bagian penting dari sebuah amal perbuatan. Seseorang akan mendapatkan pahala atau tidak, dan besar atau tidak pahala yang dia dapatkan nantinya semua tergantung dari niat awal yang dia lakukan. Abdullah bin Mubarak rahimahullah berkataBoleh jadi amalan yang sepele menjadi besar pahalanya disebabkan karena niat. Dan boleh jadi amalan yang besar menjadi kecil pahalanya karena niat. ”

 

Mengingat begitu pentingnya sebuah niat, kitapun di pesankan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam agar meuluruskan niat kita dalam melakukan sebuah amal. Karena pahala yang kita dapatkan nantinya akan tergantung dari niat kita melakukannya. Dalam sebuah hadist yang disampaikan oleh Umar bin Khatab radhiyallahu’anhu, beliau Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan (HR Bukhari & Muslim)

 

Dan Allah Ta’ala adalah yang maha mengetahui apa- apa yang kita niatkan, walaupun itu hanya tersirat di dalam hati saja. Dia Maha Mendengar dan Maha Kuasa atas segala sesuatu. Karena hal itu pulalah, Allah hanya akan menerima amal yang ikhlas kita lakukan hanya demi RidhoNya saja, tanpa sedikitpun diselingi sebab yang lain. Karena Allah sama sekali tidak butuh kita, namun sebaliknya kitalah yang sangat membutuhkanNya setiap saat di hidup kita.

 

Dalam sebuah hadits qudsi Allah ta’ala berfirman, Aku sangat tidak butuh sekutu, siapa saja yang beramal menyekutukan sesuatu dengan-Ku, maka Aku akan meninggalkan dia dan syiriknya.” (HR. Muslim).

 

Kawan, hati kita yang lemah ini setiap detik bisa berubah. Jadi, agar kita tidak merugi kawan, karena ternyata apa yang kita telah usahakan mungkin tidak berarti di hadapan Allah Ta’ala, maka mari kita selalu belajar membenahi niat awal kita agar selalu ikhlas hanya karena Allah. Seperti yang telah dipesankan oleh Sufyan Ats Tsauri rahimahullah, “Tidak ada sesuatu yang paling berat untuk saya obati, kecuali masalah niatku, sebab ia senantiasa berbolak-balik dalam diriku“.

 

Semoga Allah senantiasa menguatkan hati- hati kita untuk tetap istiqamah di jalanNya dan ikhlas melakukan semua amalan kita itu hanya karenaNya. Karena hanya Allah sajalah yang mampu memberikan hidayah dan taufik kepada kita.

 

 



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top