Sebuah Pertaubatan Seorang Hamba Allah | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Sebuah Pertaubatan Seorang Hamba Allah

Allah Ta’ala adalah satu- satunya yang Maha penyayang kepada para hambanya. Hanya Dia lah juga yang tidak pernah menutup pintu taubat, walaupun betapapun banyak kesalahan yang telah mereka perbuat. Telah banyak hambanya yang dahulu bahkan sangat berdosa, namun di akhir kehidupan mereka justru mendapatkan pengampunan Allah Subhanahu Wata’ala. Semua karena kemauan dan keinginan kuat mereka untuk bertaubat kepada Allah.

Allah sangat mengerti bila kita ini memang lemah, penuh dengan lupa, punya nafsu, dan ada setan yang senantiasa menggoda kita untuk berbuat jahat. Karena itulah, Allah mencintai kita bukan karena hidup kita ini bersih dari semua dosa,  namun karena keinginan kita untuk selalu bertaubat dari dosa yang telah kita lakukan.

Rahmat Allah itu lebih besar dari pada kesalahan yang pernah kita lakukan, Hijabers. Karena itu, jangan pernah berputus asa, atau merasa bahwa semua sudah terlanjur dan kita malah memilih jalan yang lebih menjerumuskan diri sendiri. Allah Allah ta’ala berfirman,

“Rahmat-Ku amat luas meliputi segala sesuatu.” (QS. Al A’raaf: 156).

“Katakanlah kepada hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri-diri mereka, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa, sesungguhnya Dialah Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Maka kembalilah kepada Tuhanmu dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datangnya azab kemudian kalian tidak dapat lagi mendapatkan pertolongan.” (QS. Az Zumar: 53-54).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, “Seandainya kalian berbuat dosa sehingga tumpukan dosa itu setinggi langit kemudian kalian benar-benar bertaubat, niscaya Allah akan menerima taubat kalian.” (HR. Ibnu Majah).

Hijabers, pasti kita tahu bahwa gambaran kasih sayang itu ada pada ibu kita. Ketika kita bandel, dan selalu melakukan kesalahan, namun lagi dan lagi ibu kita selalu memaafkan dan malah mendoakan agar kehidupan kita selalu lebih baik kedepannya. Dan bisa kita bayangkan Hijabers, Allah adalah pencipta ibu kita, maka bisa dipastikan bahwa Allah adalah yang lebih pennyayang bila dibandingkan siapapun hambaNya.

Hijabers, jika kita mau mendidik diri kita agar serius bertaubat dan kembali kepada jalan kebaikan, maka hidup kitapun juga akan berubah lebih baik, dan Allah akan menganugrahkan banyak kebaikan dan perbaikan bagi kita ke depannya. Karena itu mari kita banyak-banyak bertaubat dan istighfar, karena kita tidak tahu kapan pintu langit akan dibuka dan doa kita akan diterima. Siapa tahu saat kita berdoa, maka pintu langit saat itu terbuka dan taubat kitapun akan dikabulkan serta diterima oleh Allah Ta’ala. Aamiin.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top