DiaryHijaber
Pekerjaan Sampingan Mamaku | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Pekerjaan Sampingan Mamaku

Mamaku adalah seorang wanita karir. Tiap pagi dia dandan cantik dan rapi. Tepat jam 7 pagi dia udah harus berangkat ke kantor. Kadang kalau aku belum selesai sarapan pagi sebelum ke sekolah, maka makananku itupun disuruh bawa ke mobilnya. Begitulah, setiap pagi kami harus banyak buru-buru, karena kalau nggak mamaku bisa terlambat sampai kantor.

Kata mama aku harus mandiri. Karena itu, Aku terbiasa menyisir rambutku sendiri. Memakai bajupun sendiri. Kadang bajuku sampai terbalik dan aku ditertawakan teman-temanku. Ah biarin aja, aku nggak malu kok. Aku kan masih 7 tahun, jadi mereka pasti mengerti, hee...

Aku juga terbiasa menata bukuku sendiri, menaruh dan merapikan semua sendiri, memasukkan ke dalam tasku sendiri... dan juga belajar sendiri. karena dirumah aku benar-benar sendiri. Sedang mamaku lebih sering pulang malam. Dan ketika dia pulang, dia lebih banyak menonton hp nya dan atau menonton tivi saja. Aku pernah ditanya oleh bu guru kenapa aku nggak mengerjakan PR ku. Aku bilang, aku nggak ngerti. Bu guru tanya kenapa nggak tanya, dan aku jawab kalau mama marah ketika aku minta menemaniku belajar, dia bilang “sudah kerjakan saja sendiri, mama capek. Besok pagi mama harus bekerja”.

Dan aku jadi makin sedih saat raportku dibagikan. Mama lagi-lagi marah kepadaku. Katanya aku nggak serius belajar. Aku bukannya nggak mau belajar, tapi memang aku nggak ngerti. Coba kalau ada mama yang mengajariku sebentar saja, pasti aku akan ngerti dan jadi semangat belajar lagi.

Kalau sudah begitu, aku hanya bisa cerita pada papa. Tapi sayangnya papa nggak bisa menjawab, karena papa sudah bersama Allah disana. Papa sudah pergi ke rumah Allah ketika aku masih berumur dua tahun. Ah, aku sangat merindukan papaku. Kalau ada papa, pasti aku nggak akan sendirian lagi. Pasti aku ada teman bermain sambil menunggu mama pulang setiap malam harinya. Aku sangat kangen papa...

Kenapa mama banyak marah ke aku? Kata mama karena deadline, target dan fokus pekerjaan. Aku sih nggak ngerti dan nggak kenal mereka semua. Yang aku tahu aku ingin marah pada mereka karena gara-gara merekalah mamaku jadi harus kejar-kejaran setiap hari, sibuk banget dan banyak melupakan aku.

Karena mereka pula katanya mama jadi capek setiap hari. Tapi mereka akhirnya yang kasih mamaku uang untuk kebutuhanku dan mamaku. Ah lagi-lagi tentang uang. Aku sebenarnya nggak apa-apa kok nggak jajan seminggu. Beneran deh. Asal mama mau bersamaku sebentar saja. Aku cuma pengen sebentar saja ditemani mamaku. Kan sekarang ini juga aku udah punya semuanya yang aku mau. Tapi mereka nggak bisa memeluk dan bicara denganku. Karena mereka cuma boneka dan atau mainan mobil-mobilanku. Aku ingin mamaku... sebentar saja. Cuma sekedar menemani aku belajar atau mendengarkan aku cerita tentang teman-temanku yang sibuk meminjam krayonku trus nggak dikembalikan, menyuapiku makan sambil tersenyum cantik didepanku. Dan bukan sekedar bertanya, "udah makan belum?" Habis itu... udah, pergi.

Mungkin bersamaku hanyalah pekerjaan sampingan mamaku, tapi kata mama pekerjaan apapun yang kita punya, kita harus lakukan dengan sungguh-sungguh agar Allah sayang sama kita. Dan aku hanya meminta mama sungguh-sungguh berada sebentar bersamaku, nggak pakai pegang hp, atau sibuk dengan Laptop dan tivinya. Sebentar saja, biar aku nggak kesepian lagi. Biar aku benar-benar merasa aku seperti punya mama. Seperti teman-temanku yang lainnya. Aku sangat kangen mamaku...

 

(NayMa)

 



RELATED ARTICLE