Orang Yang Paling Aku Sukai Adalah Yang Menunjukkan Kesalahanku | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Orang Yang Paling Aku Sukai Adalah Yang Menunjukkan Kesalahanku

406 kali dilihat

Umar Bin Khatab, sahabat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa sallam yang berjuluk "Singa padang pasir", yang setan pun lari ketakutan bila bertemu dengannya, yang juga termasuk penduduk surga yang berjalan di bumi, dan seorang Khalifah besar yang tercatat dalam sejarah Islam, pernah berkata “Orang Yang Paling Aku Sukai, Adalah Yang Menunjukkan Kesalahanku”

Beliau yang begitu termasyur, mulia dan sudah teruji imannya, bahkan dengan rendah hati mengakui kelemahan dan kekurangannya sebagai manusia. Bahkan beliau menyukai bila ada sahabatnya yang lain yang menunjukkan kesalahan dan memberi masukan baginya. Sama sekali beliau tidak antipati terhadap kritik dan nasehat.

Tapi apa kabar dengan kita?. Kita yang masih belum apa-apa ini kadang dengan sangat keras kepala kadang nggak mau menerima apabila ada orang lain yang dengan cara yang baik sekalipun, berkenan menunjukkan kesalahan atau kekurangan kita. Kita masih banyak menganggap diri kita paling benar, dan malah berbalik berprasangka jelek kepada orang tersebut, seperti menyangkanya iri atau benci kepada kita.

Padahal kritik, masukan atau nasehat adalah bentuk evaluasi diri. Sanggup menelannya adalah kunci untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi. Dan hal seperti inilah yang kebanyakan terjadi di dunia nyata. Sebaliknya bila nasehat atau kritik tadi kita stop dan kita enggan menerima atau mempertimbangkannya, maka kemajuan akan susah kita dapat. Hal ini  karena kita akhirnya enggan memperbaiki diri karena sikap keras kepala kita itu. Kita tetap saja merasa benar dan yang paling baik. Tapi akhirnya, kitapun malah nggak jadi lebih baik, dan lalu termasuk orang yang merugi.

Maka belajar jadi orang yang rendah hati serta gampang berbesar hati terhadap kekurangan kita, serta menanggapi positif tentang perbedaan serta segala bentuk kritik atau nasehat yang datang ke kita, ternyata sangat penting. Karena semua itu akan membuahkan kebaikan. Dan  hanya dengan kebaikan sajalah hidup kita akan berubah jadi lebih positif. Akhirnya kebahagiaanpun bisa kita raih. Dan bukankah hidup seperti itu yang selama ini kita harap-harapkan, kawan?

 

(NayMa) 



RELATED ARTICLE