Momen Sholat Sama Pacar | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Momen Sholat Sama Pacar

315 kali dilihat

“Kamu kan nanti jadi imamku, sekarang makanya coba jadi imam sholatku dulu”. Pembicaraan disamping hanya fiktif belaka, kesamaan tokoh, pelaku, TKP ataupun skenario, adalah memang kesengajaan dari penulis. Heee...

Wih, berbunga-bunga emang rasanya kalau lagi sayang sama seseorang. Bener nggak sih?. Nggak siang nggak malam, jatuhnya jatuh cinta aja. Apa-apa pengennya selalu berdua. Sama dia lagi, sama dia mulu’ dan sama dia terus. Ya gitu deeehhh....

Termasuk fenomena dari dulu sampai sekarang nih yang biasa dilakukan oleh mereka yang berpasang-pasangan tapi belum halal, alias pacaran. Sholat berjamaah bareng alias cuma berdua-dua doang. Trus habis sholat, pada pake cium tangan, katanya sambil latihan buat entar kalau udah nikah beneran. Wkwkwkkw....

Kawan, kalau baju sih bisa kita modifikasi, tapi kalau aturan Allah mah nggak bisa digituin juga kali’.  Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, (yang artinya), “janganlah salah seorang diantara kalian berdua-duaan dengan wanita kecuali bersama mahramnya”. Islam melarang kita berdua-duaan dengan yang bukan mahram kita, termasuk ketika menjalankan sholat dimana kita cuma beduaan aja dengan laki-laki itu. Apalagi ditambah pakai acara salam salim setelahnya.

*Lah kan lebih baik dari pada nggak sholat, kan?

Kawan, ada yang bilang bila daging babi nggak akan berubah jadi halal, hanya karena kita baca Bismillah sebelum memakannya. Sama seperti yang kita lakukan, bahwa semua nggak lantas jadi halal, walaupun dalam rangka kita “beribadah”. Karena dalam ibadah juga ada aturannya langsung dari Allah, dan nggak bisa ala-ala kita atau modifikasi yang kita buat aja.

Dan jika kita memang ikhlas beribadah karena Allah dan berharap pahala dariNya, maka memang sudah keharusan bagi kita untuk ikut apa yang Allah perintahkan. Jangan sampai kita malah mencampurkan yang benar dan yang salah, hanya demi membela kebenaran versi nafsu kita sendiri.

Hitam dan putih itu nggak mungkin menyatu dan sudah punya tempat sendiri-sendiri. Kalau sampai bersatu, maka itu menjadi kesalahan orang yang menyatukan. Halal dan haram itu juga sangat berbeda, nggak bisa lantas kita maksain diri buat menjadikan dua hal itu bersatu.

Kitapun kan sebenarnya sudah pada tahu, walau kadang sok-sok an nggak tahu kawan, kalau aktivitas pacaran itu sendiri udah pasti dilarang dalam Islam. Semua justru demi kebaikan kita. Karena Allah sangat tahu kalau kutub positif akan tertarik dengan kutub negatif, alias cewek akan suka dengan cowok begitu juga sebaliknya. Dan ketika pacaran akan banyak kekhilafan terjadi. Kehormatan dua orang manusia dipertaruhkan disana. Dan ketika setan datang, maka keduanya bisa berakhir dengan menyesal karena “offside”. Ngerti kan maksud dan arah pembicaraan gue?

Maka jangan main api deh, tar kalau kebakar gosong gimana? Masih banyak momen-momen halal yang bisa kita nikmatin dan halal pula dihadapan Allah. Kalau mau nyiptain momen sholat jamaah yang indah dan halal, ya sabar dulu deh bu sampai kita “dihalalkan”. InshaAllah dengan begitu, nggak cuma bahagia yang bakal kita dapat tapi juga ridho Allah ada disana. 

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE