Mengerjakan Kebaikan Dalam Dzikir Pagi dan Petang | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Mengerjakan Kebaikan Dalam Dzikir Pagi dan Petang

Seseorang yang mencintai kekasihnya, akan senantiasa mengingat dan menyebutnya berkali-kali. Rasanya tidak ada satu waktupun terlampaui tanpa adanya nama sang kekasih. Hati begitu tenang dan jiwa begitu bahagia bila melihat dan atau mendengar tentang apapun yang berhubungan dengan sang kekasih.

Bila kita mencintai Allah, dan bila hati telah dipenuhi oleh NamaNya serta kasih sayangnya, kita pun akan senantiasa melakukan hal yang serupa. Doa, dzikir dan sujud seakan tidak akan pernah memenuhi rasa cukup di hati kita. Pagi dan petang kita menyebut namaNya, mengagungkan serta memujiNya. Hanya kebahagiaan, ketenangan dan kedamaian yang akan memenuhi hati dan jiwa kita.

Dan tahukah Hijabers, bahwa dengan dzikir pagi dan petang ini kita tidak hanya akan lebih dekat kepada Allah, namun juga akan membawa banyak keutamaan bagi diri kita sendiri.

Seperti hal dibawah ini :

1. “Siapa yang membaca ayat kursi ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang."(Hr. Hakim)


2.  “Siapa yang membaca surat surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas masing-masing tiga kali ketika pagi dan petang, maka segala sesuatu akan dicukupkan untuknya." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)


3.  “Meminta pada Allah kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, juga agar terhindar dari kejelekan di hari ini dan kejelekan sesudahnya. Di dalamnya berisi pula permintaan agar terhindar dari rasa malas padahal mampu untuk beramal, juga agar terhindar dari kejelekan di masa tua. Di dalamnya juga berisi permintaan agar terselamatkan dari siksa kubur dan siksa neraka yang merupakan siksa terberat di hari kiamat kelak.” (Hr. Muslim)


4.  “Barangsiapa mengucapkan dzikir ini (Allahumma antarobbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wawa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bini’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudzdzunuuba illa anta) di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum petang hari, maka ia termasuk penghuni surga. Barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum pagi, maka ia termasuk penghuni surga." (HR. Bukhari)


5. "Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini (Allahumma inni ash-bahtuusy-hiduka wa usy-hidu hamalata ‘arsyika wa malaa-ikatak wa jami’a kholqik, annaka antallahu laa ilaha illa anta wahdaka laa syariika lak, wa anna Muhammadan ‘abduka wa rosuuluk.) ketika pagi dan petang hari sebanyak empat kali, maka Allah akan membebaskan dirinya dari siksa neraka." (HR. Abu Daud)


6.   "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah meninggalkan do’a ini di pagi dan petang hari (Allahumma innii as-alukal‘afwa wal ‘aafiyah fid dunyaa wal aakhiroh. Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal‘aafiyah fii diinii wa dun-yaya wa ahlii wa maalii. Allahumas-tur ‘awrootii waaamin row’aatii. Allahummahfazh-nii mim bayni yadayya wa min kholfii wa ‘anyamiinii wa ‘an syimaalii wa min fawqii wa a’udzu bi ‘azhomatik an ughtala mintahtii) . Di dalamnya berisi perlindungan dan keselamatan pada agama, dunia,keluarga dan harta dari berbagai macam gangguan yang datang dari berbagai arah." (Hr. Abu Daud dan Ibnu Maja)






Continue reading on next page...



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top