Melepas Hijab Demi Sebuah Karir | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Melepas Hijab Demi Sebuah Karir

509 kali dilihat

Sebagai muslimah, kita pasti telah mengetahui  bahwa menutup aurat adalah kewajiban yang diperintahkan oleh Tuhan kita, Allah Subhanahu Wata’ala. Hal itu berupa pakaian yang longgar  atau tidak ketat, tidak mencolok dan tidak menyerupai laki-laki yang disebut jilbab, ditambah dengan kain yang menutup kepala sampai dada atau yang disebut sebagai kerudung. Tak lupa juga, kaos kaki atau yang menutup kaki kita karena kaki juga termasuk bagian dari aurat wanita.

Karena hal tersebut berupa perintah, yang berarti setiap kita muslimah wajiblah mengenakannya tanpa tapi dan terkecuali. Tidak perlu ada alasan menunggu kesiapan ataupun menunggu membaikkan diri terlebih dahulu. Karena intinya sekali lagi, perintah adalah hal yang wajib dilakukan tanpa tapi dan tanpa nanti.

Tapi pada prakteknya langsung, kadang kita masih sulit untuk memenuhi semua kewajiban itu. Entah sengaja atau tidak, kita kadang terbentur keadaan yang menurut kita sangat menyulitkan. Hal ini biasanya terkait dengan masalah pekerjaan. Kita sebagai pekerja terpaksa harus melepas kerudung atau jilbab kita karena aturan yang ada dikantor tersebut.

Padahal Hijabers, Allah Ta’ala telah berfirman, “Katakanlah (Muhammad) siapakah yang memberi rejeki kepadamu dari langit dan dari bumi? Katakanlah “Allah” Dan sesungguhnya kami atau kamu (orang-orang musyrik) pasti berada dalam kebenaran atau dalam kesesatan yang nyata.” (Qs. Saba’ : 34).

Allah adalah satu-satunya yang memberi rejeki kepada kita. Dan pekerjaan itu adalah hanya sekedar perantara untuk mendapatkan rejeki tersebut. Jika kita tidak mendapatkan yang satu, maka masih banyak jalan pekerjaan yang lain.

Rejeki juga seperti maut. Walau dimanapun kita berada dan bersembunyi dimana, kita akan tetap ditemukannya. Rejeki bahkan telah dituliskan didalam Lauhul mahfuz, bahkan sebelum kita dilahirkan. Allah memang memerintahkan kita untuk melakukan usaha dalam meraihnya, namun tentang bagaimana jumlahnya itu sudah diatur olehNya. Jadi tidak perlu ada kekhawatiran tentang adanya rejeki, apalagi sampai dibela-belain melanggar aturan Allah demi harta dunia, salah satunya adalah dengan menanggalkan jilbab atau kerudung kita.

Rasulullah SAW bersabda, Allah Ta’ala berfirman, (Yang artinya) “aku sesuai prasangka hambaku." Hal ini mengajarkan kepada kita untuk terus berpikir positif tentang Allah. Jika kita yakin bahwa Dialah satu- satunya yang memberikan rejeki dan bukan lantaran usaha kita atau karena pemberian manusia, maka seperti itulah yang akan terjadi. Jika kita yakin bahwa Allah akan memberi kita rejeki lewat jalan yang lain, yang pastinya lebih berkah dan mendamaikan dan tanpa harus melepaskan jilbab dan kerudung kita, maka itulah yang akan terjadi.

Allah juga satu-satunya yang tidak akan mendholimi kita. Allah satu- satunya yang sangat Maha penyayang kepada kita. Jadi apa mungkin jika kita taat kepada Allah, lalu malah kita akan disia- siakanya? Bahkan orang-orang kafir yang mengingkari dan menentang Allah pun tetap Allah berikan rejeki kepada mereka, apalagi kita yang taat dan atau berusaha memperbaiki diri? Dan pula, lihatlah seorang manusia kepada manusia lainnya saja, pasti akan tahu cara membalas kebaikan, apalagi Allah Zat yang menciptakan kita dan memberi nikmat yang tidak terhitung tingginya ini?. Sungguh, dan bilapun kesulitan itu datang, ini semua hanya karena Allah ingin tahu sampai dimana keimanan, dan kesungguhan kecintaan kita kepadaNya.

Karena itu, mari kita buktikan kepada diri sendiri dan kita tunjukkan pengabdian terbaik kita kepada Allah, salah satunya adalah tetap menjaga pakaian kehormatan kita yang menutup aurat. Jangan berputus asa atau bersedih ketika harus kehilangan pekerjaan yang mengharuskan kita memperlihatkan aurat kita. Allah itu perintahnya pasti untuk memulyakan, bukan merepotkan atau malah menyedihkan. Yakinlah, bahwa di masa depan kita, Allah akan menyediakan ganti yang lebih baik, yang akan lebih memulyakan dan mendamaikan kita. InshaAllah...



RELATED ARTICLE