DiaryHijaber
"Manusia Lebah" | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

"Manusia Lebah"

Islam adalah rahmat bagi semesta alam. Hal ini karena di dalamnya tersimpan banyak ajaran kebaikan, yang nggak cuma berguna buat pengikutnya aja tapi juga untuk seluruh makhluk yang ada di dunia. Karena itu nggak heran, kalau kita lagi lihat orang muslim yang benar-benar mengamalkan ajaran Islam, rasanya adem dan damai aja dekat dia. Dan karena semua kebaikan itu, akhirnya dia terlihat istimewa dari yang lain. Dan nggak cuma itu aja, seperti seekor lebah, orang muslim sejati juga akan memberikan banyak manfaat dalam kehidupannya, nggak cuma buat dirinya sendiri, tapi juga orang-orang disekitarnya.  

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).” (Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar)

Mengapa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam, memilih hewan lebah sebagai contoh, karena Allah telah memberikan ilham kepada lebah dengan banyak nilai-nilai positif, seperti yang tersebut di dalam Al Quran, (yang artinya), “Dan Rabbmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu).’ Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.” (An-Nahl: 68-69)

Kawan, kita bisa mengambil pelajaran dari firman Allah diatas bahwa lebah pun hanya hinggap ditempat-tempat pilihan. Beda banget kalau sama lalat. Si lalat sukanya ngemil sampah, kotoran dengan bau yang nggak karuan. Tapi lebah nggak suka yang begituan. Dia hanya akan makan nektar yang berada diatas bunga.

Kita sebagai muslim juga kudu bisa milih mana makanan yang “pas” dan bersih buat kita makan, dan mana yang nggak. Karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman untuk kita, (yang artinya), “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS. Al-Baqarah : 172)

Selain sip dalam hal makanan, Lebah juga produktif banget dengan hal kebaikan. Dan kebaikan itu juga membawa manfaat bagi mahluk yang lain. Seperti menghasilkan madu yang berguna buat manusia. Nah, apalagi kita sebagai seorang manusia dan muslimah pula, harus juga mampu memberikan kebaikan yang bisa dirasakan oleh manusia dan mahluk lain disekitar kita.

Dan lebah juga nggak pernah memulai menyerang, kalau nggak terpaksa banget karena dia diganggu duluan. Bahkan untuk mempertahankan kehormatan mereka, lebah rela mati dengan melepas sengatnya ditubuh pihak yang diserang. Hal baik ini juga bisa kita jadikan contoh yang baik dalam hidup kita.

Maka pas banget lah kalau Allah Subhanahu Wa Ta’ala akhirnya menyebut dan mengabadikan si lebah kecil itu di dalam Al Quran yaitu An-Nahl, karena dia punya banyak sisi baik yang bisa kita jadikan contoh.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE