DiaryHijaber
Kriteria Dalam Memilih Pasangan Hidup | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Kriteria Dalam Memilih Pasangan Hidup

Momen pernikahan adalah hal yang sangat indah dalam kehidupan seseorang. Dan sebelum momen itu datang dan kita terikat secara halal dengan pasangan kita, ada beberapa hal yang serius yang harus kita perhatikan. Salah satunya adalah berhati-hati, teliti dan penuh pertimbangan dalam memilih pasangan hidup kita tersebut. Karena pernikahan diharapkan bisa dilakukan hanya sekali dalam seumur hidup kita. Karena itu, yang terbaik tentu adalah seperti apa yang diperintahkan oleh Allah dan atau dipesankan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Karena hanya Allah satu-satunya yang Maha tahu tentang yang terbaik untuk masa depan kita. Dan Allah mengajarkan untuk menimbang kualitas calon pasangan hidup kita terlebih dahulu, yang bisa dilihat dari beberapa hal berikut.

1. Ketaatannya kepada Allah dan Rasul-Nya

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, "Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.” (HR. Tirmidzi)

Seseorang yang memiliki kualitas agama dan akhlak yang baik adalah yang bertakwa kepada Robb-nya. Kriteria inilah yang harus kita utamakan dalam memilih calon pasangan hidup.

Dan mereka yang bertakwa tersebut juga adalah orang yang akan diberi kebaikan oleh Allah. Hal ini seperti sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, (yang artinya), “Orang yang dikehendaki oleh Allah untuk mendapat kebaikan akan dipahamkan terhadap ilmu agama.” (HR. Bukhari-Muslim)

Selain itu, mereka yang bertakwa juga akan mendapatkan kemuliaan yang banyak dari Allah. Allah Ta’ala berfirman di dalam Al Quran, (yang artinya),  “Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian adalah yang paling bertaqwa.” (QS. Al Hujurat: 13).

Maka sungguh beruntungnya kita bila mau memilih untuk mengikuti apa perintah Allah dalam menentukan kriteria pasangan hidup kita. Karena suami yang memiliki iman, akan memenuhi tanggung jawabnya atas kita demi mematuhi perintah Robbnya. Mereka yang memiliki iman juga akan senantiasa adem dan menenangkan. Dan semua hal itu adalah sangat penting dibutuhkan dalam sebuah rumah tangga.  

2.Punya  kemampuan untuk memberi nafkah.

Salah satu kriteria penting dalam kita memilih suami adalah kemampuannya memberi nafkah kepada kita dan anak-anak kita nanti. Persis seperti kisah pelamaran Fathimah binti Qais radhiyallahu ‘anha:

“Dari Fathimah binti Qais radhiyallahu ‘anha, ia berkata: ‘Aku mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu aku berkata, “Sesungguhnya Abul Jahm dan Mu’awiyah telah melamarku”. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Adapun Mu’awiyah adalah orang fakir, ia tidak mempunyai harta. Adapun Abul Jahm, ia tidak pernah meletakkan tongkat dari pundaknya”.” (HR. Bukhari-Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menganjurkan Fatimah untuk menikahi Muawiyah radhiyallahu ‘anhu karena dia miskin. Maka ini menunjukkan bahwa masalah kemampuan memberi nafkah memang perlu diperhatikan. Tapi harus kita ingat pula, jangan faktor tentang nafkah ini lalu kita jadikan yang pertama dan utama. Karena Allah pun menjanjikan kepada para lelaki yang miskin yang ingin menjaga kehormatannya dengan menikah untuk diberi rizki. Allah berfirman di dalam Al Quran, (yang artinya), “Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kalian. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.” (QS. An Nur: 32)

Continue reading on next page...



RELATED ARTICLE