Keutamaan Membaca Sholawat | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Keutamaan Membaca Sholawat

243 kali dilihat

Ada sebuah ibadah yang ringan, yang mungkin kelihatannya sepele karena hanya dilakukan oleh lidah kita, namun ternyata manfaatnya sungguh besar. Amalan ini adalah mengucapkan Sholawat kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wasallam.

 

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memerintahkan kita untuk senantiasa bersholawat kepada Nabi kita Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam,  “Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai, orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Qs. Al-Ahzaab: 56).

 

Hijabers, dengan bersholawat kepada beliau, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam berarti kita memohon kepada Allah Ta’ala agar Dia memuji dan mengagungkan beliau shallallahu ‘alaihi wasallam di dunia dan akhirat. Serta agar beliau senantiasa dimuliakan serta dimenangkannya agama dan syariat Islam yang beliau bawa. selain itu, agar ditampakkannya pula keutamaan beliau pada hari kiamat kelak di hadapan seluruh makhluk.

 

Dengan bersholawat kepada beliau shallallahu ‘alaihi wasallam, hal itu juga merupakan sebab turunnya rahmat, pengampunan dan pahala yang berlipatganda dari Allah Ta’ala untuk diri kita.

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (yang artinya), “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosa)nya, serta ditinggikan baginya sepuluh derajat (di surga kelak)”. (HR an-Nasa’i, Ahmad, Ibnu Hibban dan al-Hakim).

 

Karena itu kawan, mari kita perbanyak mengucapkan Sholawat kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wasallam, karena beliau adalah kekasih Allah yang telah banyak mengajarkan kepada kita tentang berbagai ilmu Islam yang mulia ini. Selain itu, agar kebaikan senantiasa datang kepada kita dan kita juga tidak termasuk orang- orang yang kikir, karena sedikitnya sholawat kita kepada Rasul kita.

 

Dari Husain bin ‘Ali bin Abi Thalib disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda,

“Orang yang bakhil (kikir/pelit) itu ialah orang yang (apabila) namaku disebut disisinya, kemudian ia tidak bershalawat kepadaku shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hambal).


Artikel Terkait Lainnya..

RELATED ARTICLE