Ketika Merasa Lupa Dan Ragu Dalam Sholat | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Ketika Merasa Lupa Dan Ragu Dalam Sholat

288 kali dilihat

(DiaryHijabers.com) - Kadang ketika kita tengah- tengah sholat, timbul rasa keraguan dalam hati kita, atau lupa dengan yang telah kita dikerjakan, contohnya jumlah rakaat, lupa tasyahud awal, dll. Dan bila hal ini terjadi pada kita, jangan lalu bingung atau malah membatalkan sholat kita, karena Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam telah memberikan panduan tentang hal ini.

 

1. Ragu- Ragu Pada Jumlah Rakaat

 

Bila kita merasa lupa atau ragu apakah sedang di rakaat ketiga atau keempat, sikap yang tepat adalah mengambil jumlah rakaat yang lebih meyakinkan kita lalu melanjutkan shalat kita tersebut sampai selesai, kemudian sujud sahwi sebelum salam.

 

Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Apabila salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya, dan tidak mengetahui berapa rakaat kita shalat, tiga ataukah empat rakaat maka buanglah keraguan, dan ambilah yang yakin. Kemudian sujudlah dua kali sebelum salam. Jika ternyata kita shalat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan shalatnya. Lalu jika ternyata shalatnya memang empat rakaat, maka sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan. (HR. Muslim)

 

Dan bacaan ketika sujud sahwi adalah seperti bacaan sujud biasa ketika shalat.

 

Subhaana robbiyal a’laa

(Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi” (Hr. Muslim)

 

atau

 

Subhaanakallahumma robbanaa wa bi hamdika, allahummagh firliy.

(Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami, dengan segala pujian kepada-Mu, ampunilah dosa-dosaku) (HR. Bukhari dan Muslim)

 

2. Jika Lupa Menambah Rakaat Sholat

 

Contoh kasus apabila kita telah mengerjakan shalat dzuhur 5 rakaat, tetapi kita baru ingat setelah posisi tasyahud akhir, maka kita harus menyempurnakan tasyahud dahulu, lalu salam, baru kemudian sujud sahwi dan salam lagi.

 

Tapi jika kita baru mengingatnya setelah salam, maka kita harus segera mengerjakan sujud sahwi dan salam lagi.

 

Dalilnya ada hadits Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu “Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah shalat dzuhur 5 (lima) rakaat. Maka ada yang bertanya kepada beliau : “Apakah shalat sengaja ditambah? Beliau menjawab : “Memangnya apa yang terjadi?” Kemudian mereka (para sahabat) menjawab: “Anda telah mengerjakan shalat (dzuhur) lima rakaat. “Maka beliau langsung sujud dua kali kemudian salam”

 

3. Lupa Tasyahud awal

 

Apabila kita lupa sehingga tidak duduk membaca tasyahud awal, dan telah berdiri tegak untuk rakaat ketiga, kita tidak boleh kembali duduk. Dan sebagai gantinya, kita harus melakukan sujud sahwi sebelum salam.

 

“Dari Al-Mugirah, Rasulullah SAW, telah berkata, Apabila salah seorang dari kamu berdiri sesudah dua rakaat tetapi ia belum sampai sempurna berdiri, hendaklah ia duduk kembali (untuk tasyahud awal), dan jika ia sudah berdiri betul maka ia jangan duduk kembali, dan hendaklah ia sujud dua kali (sujud sahwi).” (Hr. Ahmad)

 

4. Bila Lupa Kurang Jumlah Rakaat

Apabila kita baru menyadari bahwa kita kekurangan raka’at tidak lama setelah selesai salam, atau dalam waktu yang tidak terlalu lama setelah sholat maka kita bisa mengerjakan kekurangan raka’at itu lalu mengerjakan sujud sahwi. Namun jika kita baru menyadarinya setelah berlalu waktu shalatnya atau dalam waktu yang lama maka hendaklah kita mengulangi shalat itu.


Artikel Terkait Lainnya..
Keutamaan Beberapa Sholat Sunnah

RELATED ARTICLE