Kenapa Kudu Belajar Tentang Islam? | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Kenapa Kudu Belajar Tentang Islam?

396 kali dilihat

Saat kita mau masuk ke sebuah hutan untuk pertama kali, dan kita nggak ngerti apapun tentang hutan itu, maka sebuah kecerobohan banget kalau kita nggak mempelajari dulu, cari tahu dulu, nyiapin ilmunya dengan serius dulu, dan atau nanya ke siapapun yang ahli tentang medan di hutan itu sebelumnya. Karena kalau kita nekat, kemungkinan besar kita malah akan tersesat dan mungkin bakal muter-muter nggak jelas sampai kapan hari. Kita jadi susah sendiri, bingung, dan nggak bisa-bisa juga keluar atau ngapa-ngapain di hutan itu.

Sama seperti ketika kita yang dulu lahir ke dunia ini. Kita nggak ngerti apa-apa, nggak bawa bekal apa-apa dan bahkan tanpa sehelai pakaianpun. Karena itu kalau kita nggak mau tersesat, bingung dan kehilangan arah hidup, muter aja nggak jelas hidup kita ini, maka kitapun harus banyak-banyak menuntut ilmu, selain juga banyak nanya sama mereka yang lebih punya ilmu. Allah berfirman di dalam Al Quran, (yang artinya), ... maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui” (Qs. An Nahl : 43)

Dan dari sekian banyak ilmu yang ada di dunia ini, pengetahuan tentang Islam adalah yang terbaik untuk dipelajari terlebih dahulu. Kenapa? Karena Islam mengajarkan tentang kunci-kunci pertanyaan kehidupan yang banyak kita cari. Islam juga mengajarkan kedamaian dan ketenangan yang sebenarnya dalam hidup. Islam mengajarkan diri kita dekat pada Allah yang menciptakan kita, sekaligus yang paling ngerti banget tentang keadaan kita. Islam mengajarkan tentang kesempurnaan kebahagiaan yang kita cari. Islam mengajarkan cara menjadi manusia terhormat, dan cara menghargai diri sendiri sehingga kita bisa tampil dengan sangat lebih baik. Islam juga yang secara lengkap bisa menjelaskan tentang seluk beluk kehidupan yang masuk akal ataupun yang nggak terjangkau sama akal kita. Dan masih banyak lagi yang lainnya.

Maka nggak berlebihan kalau kita sebut begitu banyak kebaikan yang akan kita dapat kalau kita mendahulukan diri untuk belajar ilmu tentang Islam, sebelum kita mempelajari yang lainnya. Hal ini persis banget sama yang telah dipesankan oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), Barangsiapa yang Allah kehendaki mendapatkan seluruh kebaikan, maka Allah akan memahamkan dia tentang agama.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kawan, dengan Islam hidup kita akan terasa lebih nyaman. Kalau hidup kita nyaman, maka InshaAllah badan kita juga akan ikutan segar dan enak. Hati kita juga ikutan lebih tenang nantinya. Dan kalau hati kita tenang, hari- hari kita juga ikutan adem. Selain itu pikiran kita juga terasa lebih ringan, sehingga membuat aktivitas kita juga InshaAllah lebih lancar, dan seterusnya.

Jadi intinya kawan, memang sebelum kita mempelajari tentang ilmu apapun di dunia ini, ilmu pertama yang harus kita dahulukan dan kita pelajari adalah tentang Islam. Jangan sampai kita kebalik-balik. Malah ilmu dunia dulu yang kita patenkan ke diri kita, sedangkan ilmu tentang Islam kita buat selingan, sampingan doang, atau sekedar angin lalu. Memang sih, kita bakalan pintar, atau mungkin kita bakal dapat gelaran jenius. Tapi kalau menjadi jenius saja, tanpa punya iman Islam, maka ilmu yang kita punya justru akan menjerumuskan kita. Sudah terlalu banyak contoh-contoh yang terjadi dari kasus seperti itu di dunia ini. Sebut saja mereka yang korupsi dan akhirnya jadi tahanan negara. Mereka bukan orang-orang bodoh yang nggak pernah sekolah, lho. Mereka sekolah bahkan sampai ke luar negeri. Kitapun kadang sampai susah menyebut gelar yang mereka punya. Tapi lihatlah akhirnya keadaan mereka. Ilmu yang mereka punya justru menjerumuskan mereka pada kesengsaraan dan kesedihan. Semua karena hilangnya kontrol diri dan iman karena jebakan uang dan kekuasaan.

Cukuplah yang mereka alami menjadi pengalaman berharga buat kita, kawan. Semoga kita bisa lebih pintar memilih sikap dalam menuntut ilmu. Dan ilmu itu bisa menjadikan kita lebih baik, dan bukan sebaliknya malah menjauhkan kita lebih jauh dari hidup tenang dan bahagia. Aamiin.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE