DiaryHijaber
Kamu Ingin Menikah? Bersegeralah! | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Kamu Ingin Menikah? Bersegeralah!

Pacaran, bukan hal yang tabu lagi untuk pada zaman lakukan dijaman sekarang. Sesuatu yangt tabu adalah justru ketika kita membahas kalau pacaran itu tabu. Begitulah kiranya pandangan zaman yang sudah terbolak-balik ini. Kadang menabrak aturan dianggap sebagai hal yang lumrah dan tidak perlu dipikirkan.

Padahal dari hal yang kita kira simple itu kualitas generasi penerus digambarkan. Bagaimana jika tunas-tunas muda kita sudah terjebak dalam pergaulan bebas, tanpa ikatan, dan hanya berlandaskan kesenangan, sedang orang tua malah menganggap hal itu wajar? Dan atau mereka sekedar melarang anak-anak mereka dengan aturan yang kaku, tanpa penjelasan yang berarti dan atau penyikapan kasih sayang kepada anak anak mereka tersebut?

Pastilah banyak pergaulan bebas yang akan merajalela, banyak remaja putri melepas keperawanan di dalam hubungan yang tidak sah, hamil diluar nikah bahkan sampai berakhir pada kasus aborsi. Herannya, masih banyak orang yang mengatakan bahwa fakta ini terlalu berlebihan. Padahal sebuah penelitian telah dilakukan berdasar fakta dan keaslian bukti bahwa semua ini adalah nyata dan apa adanya.

Hijabers, kenapa harus mengambil resiko yang besar demi kesenangan sesaat lewat pacaran kalau disisi lain ada sebuah jalan hidup yang dapat membawa kita pada kehidupan yang nyaman, tenang dan damai dengan menikah? Jangan buru- buru bilang bahwa pacaran itu baik baik saja, karena siapapun tidak akan bisa menjamin, jika mereka yang berpacaran itu tidak melakukan “kesalahan”, bukan?

Allah SWT telah berfirman didalam Al Quran (yang artinya), Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.(QS. Al Ma’idah: 3). Allah yang menciptakan kita dan hanya Dia yang tahu yang terbaik bagi kita. Allah telah menyempurnakan Islam sebagai jalan kehidupan bagi kita, Hijabers. Dan aturan Islam itu meliputi semua aspek kehidupan dengan detail tanpa terkecuali. Termasuk juga dalam hal hubungan pria dan wanita, agar mereka senantiasa selamat serta hidup dengan tenang dan damai. 

Itulah kenapa Islam menganjurkan sebuah pernikahan dan tidak untuk pacaran, karena Islam menjaga kesucian sebuah hubungan yang halal. Manusia itu ditinggikan dari pada hewan yang bebas melakukan apa saja, dimana saja, dan tanpa malu, tanpa etika, dan tanpa konsekuensi.  

Dan semua hal dalam rumah tangga sepasang manusia dilakukan dengan awalan yaitu sebuah janji dihadapan Allah, lengkap dengan hak dan kewajiban yang diberikan kepada di istri dan suami tersebut. Dan janji pernikahan tersebut, disamakan redaksinya dengan janji yang Allah ambil dari para nabi ‘ulul azmi dan dari Bani Israil saat Allah mengangkat ke atas mereka bukit Thur untuk mengambil perjanjian dari mereka.

Hal ini jelas berbeda dengan pacaran, yang hanya sekedar melampiaskan kesenangan, dengan konsekuensi dan resiko tinggi, namun tidak memiliki kejelasan akhirnya akan kemana dan seperti apa nasib hubungan tersebut. Pacaran juga tidak menjamin akhir yang menentramkan bagi pelakunya. Janji-janji manispun banyak yang berakhir abal- abal. Karena toh jika akhirnya kedua pelaku tidak berjodoh, mereka tidak bisa berbuat apa- apa lagi. Keduanya akan menanggung sakit yang sering kali tersisa dari hubungan keduanya yang kandas.

Karena itu, jika ternyata kita telah cukup umur, dan siap menuju sebuah babak baru dalam kehidupan kita yaitu pernikahan, maka tidak perllu menunda- nunda lagi pernikahan tersebut, Hijabers. Karena dengan menikah, selain kita menyempurnakan separuh agama kita, pernikahan juga akan menjaga kita untuk tetap berada di area kebaikan, kesucian dan tanggung jawab sebagai manusia.

Dan bila ternyata kita belum siap untuk melangkah menuju hidup baru tersebut, bersabarlah dan senantiasa menjaga diri dari membuat sebuah hubungan yang tidak halal dihadapan Allah, yaitu berpacaran. Percayalah, sesungguhnya Allah adalah satu- satunya yang paling menyayangi kita dari siapapun yang pernah meyayang kita. Dan aturan yang dibuat olehNya semata- mata hanyalah untuk memuliakan kita para hambaNya.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top