Kalau Kulit Bisa Ngomong | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : BL

Kalau Kulit Bisa Ngomong

456 kali dilihat

Segala puji hanya milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

 

Kawan, semua yang ada di badan kita semua ini adalah nikmat yang tak terhingga dari Allah Ta’ala. Tapi tentu nggak percuma aja, nantinya kita akan diminta pertanggungjawaban di akherat tentang semua itu. Tak terkecuali kulit kita ini. Bahkan di hari perhitungan kelak, kulit kitapun bisa menjadi saksi atas apa yang udah kita lakukan selama di dunia.

 

“... Dan mereka berkata kepada kulit mereka, “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” Kulit mereka menjawab, “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai berkata telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali yang pertama dan hanya kepada-Nya-lah kamu dikembalikan. Kamu senantiasa menyembunyikan dosa-dosamu bukan sekali-kali lantaran kamu takut terhadap persaksian pendengaran, penglihatan, dan kulitmu terhadapmu, tetapi karena kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan. Dan ini adalah prasangka jelek yang kamu miliki sangka terhadap Tuhan-mu, prasangka itu telah membinasakan kamu, maka jadilah kamu termasuk orang-orang yang merugi.” (Qs. Fushilat: 21-23).

 

Bayangpun kawan kalau kita nanti udah ada di pengadilan Allah dan mulut kita di kunci. Dan kulit kitapun jadi saksi atas semua perbuatan kita, baik yang benar ataupun salah. Selesai deh semua. Nggak ada lagi acara bohong membohongi, atau suap menyuap ala- ala pengadilan manusia, biar kita bisa bebas dari hukuman. Nggak bakal kelewat satu momenpun dari hidup kita, kecuali akan ditanyakan juga tentang hal itu kepada kita.

 

Jadi kawan, aneh aja kalau kita masih bersikap naif dan punya pikiran jika semua maksiat yang kita lakukan itu bakal selesai sampai situ aja. Allah maha tahu dan malaikatpun mencatat semua tentang kita. Malaikat nggak tidur, apalagi cuti walaupun semenit aja dari memantau dan mengabadikan segala gerak- gerik kita.

 

Jadi sebenarnya kita hidup emang nggak ada pilihan lain kecuali jadi hamba Allah yang taat. Itupun kalau kita mau kehidupan kita bisa berakhir dengan asyik, dan bisa santai selonjoran di surga serta selamat dari panasnya neraka. Kalau nggak, juga terserah kita juga sih.Toh diri kita sendiri juga yang bakal ngerasainnya.

 

Dan satu lagi, mau nggak mau hidup kita memang kudu pakai aturan. Dan aturan Allah memanglah yang akan berlaku diatas segala. Karena Dia adalah pencipta kita dan alam semesta ini. Jadi hanya Dialah yang paling berhak buat ngatur segalanya, termasuk menerapkan apapun kehendakNya pada hidup kita ini.

 

Dan kewajiban kita sebagai hamba adalah taat dan tunduk pada aturan Allah. Atau kalau nggak malah kita sendiri yang rugi. Pertanyaannya, apa iya kita benar- benar mau merugi di hidup kita yang sekali- kalinya ini, karena bandel, keras kepala serta nggak mau taat sama aturan Allah, dan malah memilih menuhankan hawa nafsu kita, kawan? Pastinya nggak banget kan?

 

Karena itu jangan sampai juga kita jadi musuh diri kita sendiri. Salah satunya adalah kulit kita aja malah jadi saksi buat mengungkapkan segala kemaksiatan yang dilakukan diri kita sendiri. Mumpung kita masih dikasih kesempatan hidup dan bisa taubat, yuk bareng- bareng kita memperbaiki diri agar Allah senantiasa menyayangi kita, dan menggolongkan kita ke dalam kelompok orang- orang yang beriman. Aamiin.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE