Kalau Cantik, Jangan Jorok | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Kalau Cantik, Jangan Jorok

473 kali dilihat

Setiap cewek pasti pengen tampil cantik dan rapi. Dan untuk mengusahakan semua itu, kita bisa pakai baju bagus nan indah, pakai minyak wangi atau dandan serba rapi.  

Tapi kawan, bagaimana pendapatmu kalau cewek cantik, tapi ruangan pribadi miliknya entah itu kamar, rumah, atau yang lainnya ternyata serba berantakan, bau nggak enak, dan mirip kapal pecah yang bentuknya nggak karuan? Yang pasti kecantikannya akan menurun drastis, bahkan habis nggak bersisa. Ya nggak sih?

Ya iyalah, masak kalau di luaran bisa tampil rapi dan udah pas banget dibilang cantik, tapi ternyata pas lihat ruangannya, eh banyak kecoa lagi ngumpul ngadain arisan bareng, pemirsa. Trus di pojokan juga ada seonggok sampah yang numpuk berikut lalat-lalat yang lagi nari balet dan berterbangan dengan indahnya. Belum lagi semut dan tikus yang ikut nginap disitu bersama para sepupu dan handai taulannya. Semua itu pastinya sukses bikin bete banget, dan pemandangan jadi nggak asyik aja kan, bu’?

Kawan, kita sebagai cewek, nantinya juga akan menjadi ibu dari anak-anak kita, serta istri dari suami kita. Kita akan bertanggung jawab atas rumah kita. Termasuk didalamnya adalah bagaimana kita menjaga kebersihan dan kerapihan, sehingga rumah kita terasa nyaman untuk suami dan anak-anak kita. Dan hal ini akan dimintai tanggung jawab loh oleh Allah kelak di akhirat nanti.  

Dalam sebuah Hadits riwayat Ibnu Umar Radhiyallahu’anhu, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Ketahuilah! Masing-masing kamu adalah pemimpin, dan masing-masing kamu akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpin. Seorang raja yang memimpin rakyat adalah pemimpin, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap yang dipimpinnya. Seorang suami adalah pemimpin anggota keluarganya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap mereka. Seorang istri juga pemimpin bagi rumah tangga serta anak suaminya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap yang dipimpinnya. Seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpinnya. Ingatlah! Masing-masing kamu adalah pemimpin dan masing-masing kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya.

Karena itu kawan, walaupun nantinya kita akan memiliki pembantu sekalipun, jangan segan-segan untuk turun tangan langsung membersihkan dan merapikan ruangan atau rumah kita, sehingga terlihat enak dipandang mata.

Menjaga kebersihan adalah juga salah satu bentuk ibadah kita. Karena seorang suami pastilah senang banget kalau lihat rumah serba bersih, rapi dan akhirnya istrinya pun kelihatan lebih cantik. Dan kalau kita belum terbiasa untuk semua itu, paling nggak kita belajar dengan mengubah pemikiran kita terlebih dahulu yaitu kita tampil bersih dan rapi itu, untuk menghargai diri sendiri.

Kita membuktikan pada diri sendiri kalau kita mampu melakukan sesuatu yang sebelumnya kita nggak bisa. Kita bisa menaklukkan ketidakbisaan kita untuk tampil rapi dan bersih, sehingga orang lainpun tidak memberikan julukan “malas, jorok, dan berantakan” pada diri kita. Bukankah dengan begitu orang lain juga akan lebih menghargai kita juga?

Selain itu, dengan menjaga kebersihan dan kerapihan, juga bakal menghindarkan kita dari stress dan galau. Selain itu kita jadi lebih produktif dan enak aja rasanya ngelakuin banyak hal. Gimana nggak, saat semua serba teratur, pikiran juga lebih segar dan nyaman aja ngeliatnya. Ini ngefek banget loh di psikologis kita loh, kawan.

Karena itu, jangan ragu-ragu buat selalu ngejaga kebersihan, kerapihan dan keindahan lingkungan kita. Bisa dimulai deh dari ruangan pribadi kita seperti rumah, kamar dan lain-lainnya yang kita punya. Biar pikiran juga lebih segar, dan hidup kita jadi lebih teratur dan indah. Setuju?  


(NayMa)



RELATED ARTICLE