Jangan Merasa Sendiri, Karena Mereka Akan Bersaksi | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Jangan Merasa Sendiri, Karena Mereka Akan Bersaksi

352 kali dilihat

Mungkin banyak kita mengira bahwa kita bisa pada keadaan yang sendiri. Sendiri dalam arti nggak ada sama sekali manusia yang menemani dan atau melihat apa yang kita perbuat. Tapi, ternyata kita nggak pernah sendiri. Bahkan banyak dari ciptaan Allah yang lain yang nantinya akan bersaksi atas apa yang telah kita lakukan selama ini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  dulu pernah membacakan salah satu ayat dari surat Al Zalzalah, yang artinya, “Pada hari itu bumi menceritakan beritanya.” (QS. Al Zalzalah : 4). Rasul lalu bertanya kepada para sahaat, “Apakah kalian tahu apa yang diceritakan oleh bumi?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu bersabda, “Sesungguhnya yang diberitakan oleh bumi adalah bumi jadi saksi terhadap semua perbuatan manusia, baik laki-laki maupun perempuan yang telah mereka perbuat di muka bumi. Bumi itu akan berkata, “Manusia telah berbuat begini dan begitu, pada hari ini dan hari itu.” (HR. Tirmidzi)

kawan, sungguh kita nggak pernah sendiri. Bahkan bumi pun akan jadi saksi apa-apa yang telah kita lakukan dalam hidup kita ini. Tangan dan kaki kita juga akan bersaksi dan menceritakan apa yang telah mereka lihat sendiri. Mulut kita yang biasa beralasan, saat itu nggak akan lagi bisa berbicara. Dia terkunci, dan nggak lagi bisa membela diri.

“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.” (Qs. Yasin : 65)

Lalu kalau sudah begini, bagaimana kita akan lari? Bagaimana kita akan membela diri? Pada siapa kita akan mendapatkan pembelaan?

Nggak ada lagi tempat sembunyi. Nggak ada lagi tempat mengelak. Semuanya akan dijelaskan dengan sangat rinci. Tanpa terlewati dan detail sekali.

Jadi jangan jadikan hari itu sebagai hari penyesalan besar kita. Hari yang memberikan rasa malu yang sangat besar atas dosa dan aib yang kita buat sendiri. Karena jika kita yang nggak melakukannya untuk diri kita sendiri, lalu siapa lagi?

Hidup di dunia bukan buat hura-hura saja. Bukan juga buat senang-senang tanpa penebusan dosa. Semua akan ada tanggung jawabnya. Kita akan ditanya banyak tentang pilihan hidup kita sendiri selama di dunia.

Mari persiapkan baik-baik diri kita. Sebelum kematian yang mendadak itu datang dan memutuskan segala persiapan dan perbaikan diri kita. Jadwalnya sudah ada, tinggal menunggu waktu saja. Lalu sejauh mana kita sudah bersiap diri untuk menyambut hari besar kita itu, kawan?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE