Istiqamah Beribadah Seperti di Bulan Ramadhan | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Istiqamah Beribadah Seperti di Bulan Ramadhan

Ramadhan telah pergi. Selama ini banyak pelajaran yang telah kita dapat dari sebulan lebih bersamanya. Selain badan yang lebih bugar karena puasa, kita juga lebih rajin salat sunnah, salat 5 waktu tepat waktu, banyak membaca Al-quran, banyak bersedekah, dan lain sebagainya. Diharapkan kita juga bisa meneruskan kebiasaan baik ini dan tidak hanya terkhusus di bulan Ramadhan saja. Hal ini baik untuk kita lakukan karena mencontoh teladan kita yang mulia Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam.

Ummul Mukminin ’Aisyah menjelaskan mengenai amalan Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, ”Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” Aisyah menjawab, Beliau tidak mengkhususkan waktu tertentu untuk beramal. Amalan Beliau adalah amalan yang kontinu (ajeg). (Hr. Bukhari dan Muslim)

Hijabers, setelah Ramadhan berlalu maka adalah saatnya keikhlasan dan kedisiplinan kita teruji untuk tetap melakukan ibadah dengan kualitas yang sama seperti yang sudah kita lakukan di bulan Ramadhan dahulu. Dan Allah mencintai keistiqamahan kita dalam ibadah tersebut, walaupun hanya sedikit. Rasulullah Salallahu’alaihi Wa Sallam bersabda,

”Wahai sekalian manusia, lakukanlah amalan sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu (ajeg) walaupun sedikit." ( Hr. Muslim)

Al Hasan Al Bashri rahimahullah mengatakan, Jika syaithon melihatmu kontinu dalam melakukan amalan ketaatan, dia pun akan menjauhimu. Namun jika syaithon melihatmu beramal kemudian engkau meninggalkannya setelah itu, malah melakukannya sesekali saja, maka syaithon pun akan semakin tamak untuk menggodamu.”

An Nawawi rahimahullah mengatakan, ”Ketahuilah bahwa amalan yang sedikit namun rutin dilakukan, itu lebih baik dari amalan yang banyak namun cuma sesekali saja dilakukan. Ingatlah bahwa amalan sedikit yang rutin dilakukan akan melanggengkan amalan ketaatan, dzikir, pendekatan diri pada Allah, niat dan keikhlasan dalam beramal, juga akan membuat amalan tersebut diterima oleh Sang Kholiq Subhanahu wa Ta’ala. Amalan sedikit yang rutin dilakukan akan memberikan ganjaran yang besar dan berlipat dibandingkan dengan amalan yang sedikit namun sesekali saja dilakukan.”

Semoga Allah senantiasa membukakan pintu hati kita untuk selalu bersemangat dalam melaksakan ibadah kepadaNya, sampai akhir hayat kita nanti. Semoga ketaatan itu tidak terhenti hanya dibulan Ramadhan dahulu, sebagai bukti keseriusan kita menghadapi hisab yang waktunya pasti akan datang kepada kita, dan sebagai bukti kecintaan kita kepada Allah, Subhanahu Wata’ala.




 




 

 

Writer : Ratna P Sari

Editor : BL



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top