Istimewanya Bulan Syawal dari Bulan Islam yang Lain | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Istimewanya Bulan Syawal dari Bulan Islam yang Lain

Setelah bulan Ramadhan terlewati, maka sampailah kita di bulan Syawal atau bulan kesepuluh dalam penanggalan hijriyah. Kata Syawal, secara harfiyah, artinya "peningkatan", yakni peningkatan ibadah sebagai hasil latihan selama kita beribadah di bulan Ramadhan. Dan setelah Ramadhan berlalu, pada bulan Syawal ini pula pembuktian berhasil atau tidaknya ibadah Ramadhan, terutama ibadah puasa yang bertujuan meraih derajat takwa, akan terlihat. Jika tujuan tersebut tercapai, sudah tentu seorang muslim akan menjadi lebih baik kehidupannya, serta akan kembali fitri di Hari Raya Idul Fitri yang jatuh tepat di tanggal 1 pada bulan Syawal.

Hijabers, bulan setelah Ramadhan ini sungguh sangat istimewa bagi kita umat Islam. Karena di bulan ini, selain umat Islam banyak mengadakan silaturahim, serta berpuasa sunnah selama 6 hari. Pahala dari puasa ini, seperti dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam (SAW) adalah sama dengan berpuasa setahun penuh. Beliau SAW bersabda, "Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan puasa enam hari bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa setahun penuh" (HR. Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah).

Bulan Syawal juga merupakan bulan baik untuk menikah. Hal ini seperti dicontohkan oleh Rasulullah SAW ketika menikahi Aisyah ra. Pernikahan itu akhirnya menepis anggapan bahwa menikah di bulan Syawal dapat membawa sial dan tidak berkah.

Rasulullah SAW menikahiku di bulan Syawal, dan membangun rumah tangga denganku pada bulan Syawal pula. Maka isteri-isteri Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam yang manakah yang lebih beruntung di sisinya dariku?” (HR. Muslim).

Selain beberapa hal di atas, masih banyak keutamaan dan kelebihan lain yang ada di bulan Syawal ini, Hijabers. Kini kita telah berada di tengah-tengah bulan Syawal. Semoga sebagaimana arti kata syawal yaitu peningkatan, maka bulan ini akan memberi memberikan makna kita agar lebih baik dalam hubungan dengan Allah, dan dengan sesama manusia. Karena seperti yang telah dikatakan tadi, bahwa setelah Ramadhan berlalu, justru di bulan Syawal-lah “pembuktian” berhasil atau tidaknya ibadah Ramadhan kita kemarin, yang akan terlihat dalam kehidupan kita dihari-hari selanjutnya. Semoga bulan ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi kita semua. Aamiin.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top