Inilah Gambaran Kenikmatan Terendah Bagi Penghuni Surga | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Inilah Gambaran Kenikmatan Terendah Bagi Penghuni Surga

1.521 kali dilihat

Setiap manusia pasti menginginkan akhir kehidupan yang menyenangkan. Mereka juga mendamba untuk bisa bermukim di dalam surga Allah kelak, dimana akan banyak banyak sekali kebahagiaan, dan kenikmatan yang sebelumnya belum pernah dirasakan oleh indra mereka.

 

Dan tahukah kita Hijabers, jika gambaran tentang kenikmatan yang paling rendah di dalam surga pernah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Beliau bersabda "Sesungguhnya kedudukan terendah penghuni surga adalah seorang lelaki yang Allah telah palingkan wajahnya dari api neraka menuju surga, dan Allah menampakkan baginya permisalan surga seperti pohon yang memiliki naungan." Lelaki itu berkata, "Wahai Rabbku, tempatkan aku di pohon ini supaya aku bisa berlindung di bawah naungannya."

 

Lalu diceritakan tentang masuknya lelaki tersebut ke dalam surga serta harapannya untuk masuk surga, sampai  pada akhirnya disebutkan "Maka ketika telah terputus angan-angannya, Allah berfirman ‘Itu bagianmu ditambah sepuluh kali lipatnya.’ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda ‘Kemudian ia memasuki rumahnya, lalu masuklah dua istrinya dari kalangan bidadari dan keduanya berkata kepadanya: ‘Segala puji hanya bagi Allah yang telah menghidupkan engkau untuk kami dan menghidupkan kami untukmu.’ Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda “tidak ada seorang pun yang mendapatkan kenikmatan seperti yang telah aku terima." (HR. Muslim).

 

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya kedudukan terendah penghuni surga adalah seorang yang memiliki seribu pelayan, setiap pelayan memiliki tugas khusus yang tidak dikerjakan temannya.” ‘Abdullah (bin ‘Amr) berkata: “Lalu beliau shallallahu alaihi wasallam membaca ayat ini (yang artinya): “Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.” (Q.S. Al-Insan:20).” (Hr. Al-Baihaqi).

 

Bayangkan saja kawan, bahkan kenikmatan yang paling rendah saja dari surga langsung bisa membuatnya merasa sangat amat bersyukur sekali, lantas bagaimanakah keadaan mereka yang di surga yang tertinggi?

 

Karena itu kawan, jangan sampai kita tukar surga kita kelak dengan kenikmatan dunia yang sedikit, karena kita sibuk mengikuti hawa nafsu kita. Mari kita berlomba- lomba untuk meraih surga Allah yang luasnya seluas langit dan bumi, sebagai balasan jika kita mau untuk beriman dan bertakwa kepada Allah Ta’ala.

 

“Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar” (Qs. Al Hadid: 21).



RELATED ARTICLE