Ingin Tahu Tips Buka Ala Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam? | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Ingin Tahu Tips Buka Ala Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam?

"Dan makan dan minumlah kamu, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Dia (Allah) tidak sukaorang yang berlebih-lebihan."

(QS. Al 'Araf ayat 31)

Setelah seharian berpuasa, rasanya apa yang kita lihat itu penuh selera. Maka jadilah, kita sibuk menyiapkan semeja penuh hidangan untuk berpuasa. Jangan tanya makanan itu untuk berapa orang? Kadang kita sendiri pun bisa habis sendirian menyantabnya.

Maha suci Allah yang telah memberi kita nikmat untuk dapat merasakan semua kelezatan hidangan itu. Tapi mengapa kita harus menyiksa diri kita Hijabers, dengan memberi jatah berlebih kepada tubuh kita saat berbuka puasa? Kita kemudian susah untuk berdiri menegakkan sholat. Rasa terlalu kenyang, mengantuk, begah, sesak, akhirnya justru malah mengganggu pelaksanaan ibadah kita selanjutnya.

Berbuka puasa bukanlah ajang balas dendam setelah seharian kita merasa lapar. Walaupun lapar memang sangat manusiawi, tapi tubuh kita pun juga punya ukurannya. Rasullah SAW dahulu juga berpuasa. Beliau seringkali mengikuti banyak peperangan ketika Bulan Ramadhan tiba. Aktivitas fisik yang melelahkan tentunya tidaklah mudah dilalui. Tetapi beliau mencontohkan, untuk tetap  berbuka dengan sederhana.

“Adalah Rasulullah SAW berbuka dengan korma basah (ruthab), jika tidak ada ruthab maka berbuka dengan korma kering (tamr), jika tidak ada tamr maka minum dengan satu tegukan air.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Baihaqi, Hakim, Ibnu Sunni, Nasai, Daruquthni dan lainnya)

Malu rasanya ketika kita berlebihan saat berbuka puasa. Karena kita ternyata tidak dapat mencontoh tauladan kita Yang Mulia. Jika karena hanya urusan perut, terganggulah ibadah kita selanjutnya, seperti malas sholat magrib, susah sholat tarawih, terlambat sahur karena sakit perut, dan sebagainya, dan sebagainya.

Semoga Hijabers dapat memaknai momen buka puasa nanti sebagai bagian dari ibadah dan sebagai bentuk kasih sayang Allah yang telah banyak memberi kita nikmat berupa hidangan yang lezat, setelah seharian kita berpuasa. Bukan sebagai ajang balas dendam, demi urusan perut, lapar dan makan saja. Jagalah kesehatan selama berpuasa, jaga asupan gizi kita, tanpa harus berlebihan dan menyiksa diri kita. Setuju?

 

 

Writer : Ratna. P Sari

Editor : BL



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top