Indonesia Darurat Pornografi | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Indonesia Darurat Pornografi

Belakangan ini marak terjadi kasus kejahatan seksual. Tak jarang bahkan menjadikan anak-anak yang masih dibawah umur sebagai korbannya. Salah satu contoh adalah pemerkosaan yang menimpa Yuyun, seorang gadis 14 tahun di Bengkulu yang terjadi beberapa saat lalu. Kasus kejahatan seksual tersebut ternyata dipicu oleh konten pornografi yang ditonton oleh pelaku. Selain juga faktor minuman keras.

Hal ini mengindikasikan bahwa Indonesia saat ini sudah pada keadaan darurat pornografi dan kekerasan seksual pada anak serta perempuan.

Ini adalah kenyataan yang ada di masyarakat kita, dan bukan sekedar teori saja. Akses teknologi yang semakin gampang dan luas, kadang dimanfaatkan secara negatif oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, untuk kemudian melakukan kejahatan kepada orang lain. Kondisi ini tentu harus disikapi dengan serius oleh semua pihak. Dan kita tidak boleh menutup mata seakan akan tidak pernah terjadi apa-apa.

Segala upaya memang banyak dilakukan untuk mengatasi pornografi. Di negeri kita ini, kementerian Komunikasi dan Informatika bahkan telah menutup 750 ribu laman yang mengandung konten pornografi. Sedangkan hukuman yang tegas juga diberikan pada pelaku dan pengedar konten pornografi tersebut.

Peran para orang tua pun sebenarnya sangat penting demi mengatasi perluasan pornografi. Mereka juga harus diberikan pencerahan, agar tahu mana situs yang bisa mencerdaskan dan menyelamatkan, dan mana situs yang merugikan bahkan bisa mencelakakan diri anak-anak mereka.

Walaupun memang mustahil untuk melindungi anak-anak sepenuhnya dari paparan pornografi. Tapi paling tidak ketika orang tua telah paham, hal itu bisa mengurang kemungkinan kondisi anak untuk terkena paparan pornografi. Setelah itu, orang tua bisa menularkan ilmunya tersebut kepada anak-anak mereka. Dan selain itu orang tua juga harus mengajarkan pentingnya ilmu agama untuk membentengi diri anak maksiat, salah satunya adalah pornografi itu sendiri.

 "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan" (at-Tahrim:6)

 Qatadah rahimahullah berkata, “Menjaga keluarga dari neraka adalah dengan memerintahkan mereka untuk bertakwa kepada Allah dan melarang mereka dari kemaksiatan kepada Allah Azza wa Jalla, dan mengatur mereka dengan perintah Allah Azza wa Jalla, memerintahkan mereka untuk melaksanakan perintah Allah Azza wa Jalla , dan membantu mereka untuk melaksanakan perintah Allah. Maka jika engkau melihat suatu kemaksiatan yang merupakan larangan Allah, maka engkau harus menghentikan dan melarang keluargamu dari kemaksiatan itu”

Hijaber, perbaikan itu memang berawal dari sebuah keluarga. Jika orang tua mau dan anak mau saling menjaga dalam melakukan kewajiban masing-masing, memiliki komunikasi yang sehat, dan hubungan yang hangat, maka akan mudah terbentuk benteng yang kuat dalam keluarga tersebut dari berbagai pengaruh buruk diluar.

Karena itu jika kita sekarang telah menjadi orang tua, mari kita bantu anak-anak kita agar jauh dari pornografi dan atau menjaga mereka agar tidak menjadi korban orang orang jahat yang telah terinfeksi oleh nilai-nilai pornografi. Dan jika kita masih belum menjadi orang tua, mari lakukan hal sekecil apapun yang kita mampu untuk membendung pengaruh pornografi agar tidak semakin meluas atau minimal meracuni diri kita sendiri dan orang orang terdekat kita.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top