Ikhlaskan Semua Karena Allah, Maka Kitapun Akan Lebih Bahagia | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Ikhlaskan Semua Karena Allah, Maka Kitapun Akan Lebih Bahagia

1.107 kali dilihat

Ikhlas itu gampang banget dikatakan, tapi sangat susah untuk dilakukan. Tapi diakui atau nggak, hanya ikhlaslah yang dapat melegakan setiap masalah yang kita hadapi dan meringankan beban yang kita pikul.

Karena itu, mau nggak mau kita memang harus ikhlas, alias nerima dengan apa yang Allah sudah takdirkan untuk hidup kita. Dengan kata lain, ikhlas bukan pilihan tapi adalah sebuah keharusan. Jika kita belum mampu melakukannya, lagi dan lagi kita harus terus mencoba. Karena lebih baik melatih diri untuk ikhlas dan ending nya kita merasa lega, dari pada kita harus terus menerus menyimpan beban terus-menerus dalam hati kita karena kita tidak bisa menerima kenyataan yang terjadi. Karena kalau sudah begitu, yang sakit, nyesek, nggak enak hati, pusing, mual, atau gangguan kehamilan dan janin, hee... adalah diri kita sendiri, kawan.

Sedangkan kebanyakan orang atau masalah yang kita merasa dendam kepadanya ternyata tidak banyak tahu tentang beban kita tersebut. Pertanyaannya, “kenapa sih harus menyiksa diri sampai segitunya, kalau kita masih punya pilihan jalan lain untuk bahagia, yaitu dengan cara mengikhlaskan semuanya hanya karena Allah?”

Hidup hanya sekali, kawan. Kita harus jadi orang yang gampang move on dari waktu atau orang yang udah dulu kita lalui dan atau kita kenali, berikut dengan segala bentuk kejadian yang udah terjadi di dalamnya. Yang udah, ya udah. Sekarang saatnya kita hidup baru, waktu baru, masalah baru, dan pikiran yang baru. Kenapa? Karena kita berhak buat bahagia. Dan karena kita hidup, memang harus bahagia.

Dan hanya orang-orang yang ikhlas alias merelakan semua yang udah terjadi karena Allah sajalah, yang akan ngerti gimana rasanya bahagia, lega dan plong hati sehingga dia bisa dan gampang menjalani kehidupan selanjutnya. Akhirnya penyakit jiwa seperti galau, down, stress, depresi, atau gila sekalipun akhirnya bisa jauh-jauh darinya.  

Selain itu, dengan ikhlas kita bisa banyak mendapat pelajaran dari yang selama ini kita alami. Allah dengan segala “skenarioNya” untuk hidup kita, mendidik kita untuk menjadi manusia yang lebih dewasa, yang lebih luas hati dan lebih baik menurut versiNya. Allah Ta’ala berfirman di dalam Al Qur’an, (yang artinya), “Tidaklah ada sebuah musibah yang menimpa kecuali dengan izin Allah. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah (ikhlas dan sabar) niscaya Allah akan memberikan hidayah kepada hatinya. Allahlah yang maha mengetahui segala sesuatu.” (QS At Taghaabun: 11)

Jika kita ikhals, kita akan lebih mengerti bahwa Allah ingin menunjukkan kepada kita yang kadang suka "bandel", bahwa dalam hanya Allah sajalah yang punya kuasa atas hidup kita, dan ingin menyadarkan kita kalau kita ini hanya seorang hamba. Allah ingin kita menyerah dengan apa yang Dia kehendaki, dan kita nggak bisa memaksakan apapun yang kita inginkan untuk terjadi. Namun walaupun begitu, Allah tidaklah sekali- kali akan menjahati kita dengan kehendaknya. Allah adalah satu-satunya yang akan selalu memberikan kebaikan bagi kita, dan yang akan membaikkan hidup kita. Sedang kita sebenarnya tidak banyak tahu, bahkan tentang apa yang  diri kita sendiri butuhkan.

Karena itu kawan, yuk kita belajar buat lebih rileks dihati dengan ikhlas dan sabar karena Allah. Sayangi diri kita sendiri dengan lebih. Bahagiakan dan legakan batin dan pikiran kita agar kita bisa jadi manusia yang lebih berkualitas. Dan yang nggak kalah penting adalah jaga selalu prasangka baik kita pada Allah, bahwa hanya Dia yang bisa membaikkan hidup kita dengan kejadian apapun yang menimpa kita. Sehingga kita lebih mudah untuk berbicara pada diri kita sendiri untuk bisa ikhlas dan sabar, serta ringan hati merelakan segala yang sudah atau akan terjadi pada hidup kita.   

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE