Gara-Gara Pengen Tampil Keren | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Gara-Gara Pengen Tampil Keren

331 kali dilihat

Pernah nggak sih kamu mengalami hal dimana ketika kamu mengingat masa lalu kamu, trus kamu merasa malu sambil senyum-senyum sendiri gitu? Hee.. seakan-akan dikepala kamu ada kalimat “duh, kenapa ya dulu gue begitu?”.

Jadi benar bila dikatakan bahwa banyak hal yang terjadi di masa lalu adalah salah satu proses pendewasaan kita. Sehingga kalau kita ingat tentang masa lalu, kita yang telah dewasa sekarang kadang jadi malu sendiri. Tapi sebenarnya nggak perlu merasa malu juga, toh semua orang pasti mengalaminya. Selama hal yang kita lakukan itu adalah nggak melanggar aturan Allah, dan cuma karena alay-alay khilaf, inshaAllah its ok aja kok. Ya nggak sih?

Dari kejadian memalukan dimasa lalu kita bisa belajar sesuatu, bahwa nanti saat waktu berlalu, dan kita sebentar melihat kebelakang, jangan sampai kita merasa nggak bisa atau nggak mau melihat masa lalu karena kesalahan yang kita buat ternyata terlalu besar. Jadi, kontrol diri memang kudu ada dari sekarang, agar kita nggak terjerumus dalam hal-hal yang dilarang Allah. Atau nanti kita bakal menuai penyesalan yang nggak ringan pastinya.

Dan pelajaran lain adalah jangan merasa kita ini paling keren dengan apapun yang pernah kita lakukan sekarang. Karena boleh jadi saat nanti waktu berlalu dan kita kilas balik diri kita, yang ada malah kita dapat rasa malu. Kadang suka begitu, loh. Contoh aja, kita yang suka balap motor liar dijalanan, jadi member tetap diskotik tiap malam, merokok, pakai pakaian mini, dan lain-lain. Pas  kita sudah dewasa nanti dijamin kita akhirnya jadi malu sendiri. 

Kawan, tampil sederhana, tetap dalam kebaikan dan rendah hati adalah yang pas dan abadi nilai plus-nya. Bahkan saat nanti kita melihat kembali masa lalu kita, maka kitapun jadi bangga karenanya.

Kita juga nggak perlu ribet dengan PR penyesalan yang kita buat sendiri. Karena cobaan dan masalah di depan aja pasti bakal ada. Eh ini masih mau nambah beban pikiran dari masa lalu kita. Jadi lebih berat kan? Kalau ada yang bilang, “masa lalu ya sudah masa lalu, nggak perlu dipikirin juga, yang penting masa depan kita yang seperti apa”. Kalimat itu memang benar, tapi kalau ada pilihan yang indah, kenapa kita kudu milih yang nggak indah? Kenapa kalau ada pilihan masa lalu yang indah kenapa harus memburukkan masa lalu?

Kawan, kita memang bisa memperbaiki diri tapi otak kita dan orang-orang di sekitar kita nggak di setting untuk melupakan sesuatu hal, walaupun itu sudah terjadi di masa lalu kita. Satu dua kali kejadian masa lalu yang buruk pastinya akan diungkit atau jadi bahan omongan kembali.  Sekali lagi kalau ada pilihan yang indah, kenapa kita kudu milih yang nggak indah? Kenapa kalau ada pilihan masa lalu yang indah kenapa harus memburukkan masa lalu? Ya nggak sih?

Jadi kenapa harus mengorbankan masa depan hanya untuk sekedar tampil keren, bahkan sampai mengorbankan nama baik kita sendiri? Memang sebegitu pentingkah keentingan kita buat tampil keren, dan dipuji banyak orang? Dan apa yang kita tukar dengan penampilan keren itu setimpal dengan harga diri dan nama baik kita?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE