Cuci Mata Ke Mall, Penting Nggak Sih? | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Cuci Mata Ke Mall, Penting Nggak Sih?

Setiap kita pasti butuh yang namanya liburan. Hal itu penting buat mengistirahatkan pikiran yang lagi suntuk atau lagi stress. Liburan juga bisa buat suasana baru dalam hati. Sehingga nanti pas kita sudah selesai liburan, kita siap dengan semangat baru buat beraktivitas kembali.

 

Salah satu alternatif liburan yang banyak diminati sekarang ini adalah jalan- jalan ke mall. Selain katanya bisa untuk cuci mata, jalan- jalan ke mall juga nggak berarti harus membeli barang- barang yang ada disana juga. Alhasil, orang bisa tetap ngirit biaya sekaligus dapat kesenangan baru.

 

Tapi teman, tahukah kita kalau jalan- jalan dimall nggak cuma sekedar bawa kesenangan tapi juga sekaligus kerugian kalau kita nggak hati- hati?. Contoh kecil aja nih, jalan- jalan di mall itu butuh waktu yang nggak sedikit. Yang kaum cewek pastinya paham banget sama yang begini, ya kan?. Secara gitu, banyak barang- barang warna- warni yang bisa dinikmatin, diamatin, kalau lucu atau asyik kadang juga berakhir dengan dibeli. Kalau nggak, ya paling- paling bisalah cuma sekedar nambah bahan buat obrolan pas nanti lagi ngumpul sama geng.

 

Lalu bayangpun pemirsa, aktivitas begini pastinya nggak akan mungkin selesai buat satu atau dua jam. Apalagi kalau judulnya pergi ke mall itu bareng- bareng sama teman. Wah, sampai mall tutup juga nggak akan terasa berapa lama waktu yang sudah di habiskan (baca: dihamburkan). Bukannya lalu hal yang begini nggak penting, tapi memang nggak penting banget. Ya nggak sih?

 

Imam Asy Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan, “Aku pernah bersama dengan seorang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. Pertama, dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu.”

 

Kawan, kalau kita nggak memanfaatkan waktu sebaik mungkin kita yang akan dilindas waktu. Kita nambah tua, tapi nggak nambah isi. Sayang banget kan?. Mungkin satu jam pertama nggak akan terasa kawan, tapi kalau sebulan hampir tiap minggu kita ke mall dan sekedar jalan- jalan, dan atau cuci mata aja, bisa dibayangin berapa lama waktu yang akan kita habiskan percuma saja dalam satu bulan itu?

 

Nggak cuma disana saja kerugian kita, lho. Saat kita jalan- jalan ke mall, mata kita pasti banyak lihat aurat-aurat bertebaran dengan gratis dimana-mana. Lalu apa salahnya sih sekedar lihat-lihat yang begituan? Eits jangan salah, walaupun kecil kalau judulnya dosa ya tetaplah dosa. Dan nggak ada dosa yang nggak buat pelakunya senang atau merasa tenang.

 

Selain itu, perlu kita ketahui juga kalau pasar- pasar itu juga adalah tempat yang kurang disukai Allah. Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda, “Tempat yang paling dicintai Allah adalah mesjid dan yang paling dibenci-Nya adalah pasar” (Hr. Muslim). Karena di pasar- pasar modern atau tradisional inilah tempat berjual-beli berada dan lalu banyak dari kita yang lalai dari mengingat Allah Ta'ala karena kesibukan mengurus perdagangan, dan lain- lain. Makanya nggak heran bila orang yang akan masuk pasar di perintahkan untuk berdoa terlebih dahulu untuk memerangi setan dan tentaranya disana.

 

Dari ‘Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Barangsiapa yang masuk pasar kemudian membaca: “Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiit, wa huwa hayyun laa yamuut, bi yadihil khoir, wa huwa ‘ala kulli sya-in qodiir” (Tiada sembahan yang benar kecuali Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, Dialah yang menghidupkan dan mematikan, Dialah yang maha hidup dan tidak pernah mati, ditangan-Nyalah segala kebaikan, dan Dia maha mampu atas segala sesuatu)”, maka Allah akan menuliskan baginya satu juta kebaikan, menghapuskan darinya satu juta kesalahan, dan meninggikannya satu juta derajat. (HR at-Tirmidzi, Ibnu Majah, ad-Daarimi dan al-Hakim)

 

Karena itu kawan, mendingan kita manfaatkan waktu yang ada untuk melakukan sesuatu yang lebih berguna selain merutinkan acara nongkrong bersama di mall yang nggak guna. Kalau nggak penting- penting banget, kita sebisa mungkin menghindari acara ke mall, yuk. Lagi pula sebagai seorang muslim, pertimbangan tentang manfaat dan mudharat udah pasti harus ada dalam diri kita dalam melakukan sesuatu. Walaupun kita masih muda, tapi waktu kita hidup nggak cuma sekedar buat senang-senang, apalagi pakai acara dibuang- buang. Asli’ rugi banget kita kalau seperti itu. Dan orang pertama yang akan merasakan kerugian itu, nggak lain adalah diri kita sendiri.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top