DiaryHijaber
Ciyus, Udah Move On Beneran? | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Ciyus, Udah Move On Beneran?

Kadang ada dari kita yang pernah terlibat dalam sebuah keadaan entah itu senang ataupun susah, yang lalu ketika keadaan itu pergi kita trus nggak bisa move on. Kejadian itu melekat banget dipikiran kita. Sampai-sampai kebawa bahkan pas kita udah tua.

Memang sih, bahasa hati kadang kurang bisa dimengerti. Nggak jarang, dia jalan sendiri sesuai apa yang dia mau. Kita dengan pikiran kita sih pengen banget bisa move on dari masa lalu itu, dan bahkan nganggap semua kejadian itu nggak pernah kejadian di diri kita. Tapi hati tetap aja bilangnya beda. Dia tetap ingat dan bahkan nggak mau melangkah pergi. Trus kita kudu gimana, dong?

Kawan, semua hal yang kita jalani dalam hidup kita adalah skenario terbaik yang Allah berikan untuk kita. Jadi kalau kita menganggap ada sebuah kenangan buruk atau kebodohan yang pernah kejadian dalam hidup kita, terima aja. Terima aja, akui dan katakan pada diri sendiri bahwa memang saat itu kita masih bodoh sehingga semua kejadian itu harus terjadi. Dan sekarang kita sudah lebih baik, lebih belajar dan lebih pintar. Maafkanlah diri kita sendiri, dan ubah mindset kita agar hidup kita jadi lebih baik dan lebih bahagia.

Tapi kalau ternyata hal itu belum juga berhasil, jalan satu-satunya adalah minta sama yang Maha Memegang Hati kita, yaitu Allah Subhanahu Wata’ala. Kadang, Allah punya cara sendiri yang nggak kita sangka-sangka sebelumnya buat ngatasi masalah kita. Tapi jangan buru- buru ragu apalagi menganggap remeh tentang kemampuan Allah untuk melakukan semua itu. Kuasa Allah  terlalu besar buat kita, kawan. Kita dan masalah kita mah, nggak ada apa-apanya dibandingkan dengan Kuasa Allah yang Maha Besar.

Btw, hidup kita ini punya batas akhir, dan nggak asik aja kalau sampai di garis akhir tetap kita buat nggak bisa asik dan bahagia dengan hidup kita ini. Jangan sampai segitunya juga kali’, kita nyiksa diri sendiri, kawan. Karena diri kita adalah amanah yang dititipkan Allah kepada kita. Dan diri kita berhak untuk bahagia.

Karena itu yuk belajar buat berbesar hati dan dewasa dalam berpikir serta memperlakukan diri kita sendiri ini. Karena semua juga akan dimintai pertanggungjawaban nanti dihadapan Allah. Nggak guna membuat repot diri sendiri dengan tetap “tinggal” di satu momen dalam hidup kita, sedang hidup kita ini terus maju loh, dan masih banyak yang harus kita lakukan untuk menebus dosa-dosa kita. Dan itulah yang seharusnya lebih banyak kita pikirkan dari pada sekedar nggak bisa move on dari suatu keadaan yang sebenarnya udah berlalu. Setuju?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE