Cinta Harta Nggak Ada Habisnya | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Cinta Harta Nggak Ada Habisnya

340 kali dilihat

Banyak dari kita yang begitu sibuk menumpuk harta dunia, bahkan sampai di akhir hidup kita. Segala hal yang kita punya kita kerahkan demi keinginan kita itu terpenuhi. Tapi apakah iya akan selalu terpenuhi?

Ternyata nggak. Karena keinginan manusia ternyata nggak ada batasnya. Selain itu, mereka juga akan merasa terus kurang dan kurang

Dari Ibnu ‘Abbas bin Sahl bin Sa’ad, ia berkata bahwa ia pernah mendengar Ibnu Az Zubair berkata di Makkah di atas mimbar saat khutbah, “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Seandainya manusia diberi satu lembah penuh dengan emas, ia tentu ingin lagi yang kedua. Jika ia diberi yang kedua, ia ingin lagi yang ketiga. Tidak ada yang bisa menghalangi isi perutnya selain tanah. Dan Allah Maha Menerima taubat siapa saja yang mau bertaubat.” (HR. Bukhari)

Kita merasa bahwa kita akan bahagia jika banyak memiliki harta. tapi anehnya kebanyakan yang terjadi justru sebaliknya. Hidup kita malah yang akan diatur oleh harta. Terbukti hari-hari kita hanya sibuk mengurusi dan mengurusi harta saja. Sampai akhirnya kita merasa telah tua, jenuh dan... belum bahagia.

Semoga Allah melindungi kita dari keadaan seperti ini. Karena yang begini tentunya akan membuat diri kita merasa sedih. Maka dari itu jika kita memang ingin hidup bahagia, maka kitapun harus belajar untuk mengatur keinginan kita agar harta nggak malah jadi memperbudak kita.

Salah satunya adalah dengan nggak gampang “melirik” apa yang dimiliki orang lain. Allah Ta’ala berfirman, (yang artinya), “Dan janganlah kamu arahkan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Rabb kamu adalah lebih baik dan lebih kekal” (Qs. ath-Thaha: 131)

Ternyata karunia Allah yang berupa kedamaian hati itu lebih baik dan lebih kekal dari apapun. Karena sejatinya keindahan dunia ini hanya pelangi yang sekejab lewat, yang bisa kita nikmati keindahannya sebentar tapi setelah itu pergi lagi, bahkan sebelum kita menyadarinya.

Kita hidup memang butuh harta. Tapi jangan sampai kita salah fokus karenanya. Hidup kita bukanlah untuk menjadi “budak harta”, tapi tujuan kita hidup sebagai muslim telah jelas, seperti yang telah tertulis didalam Al Quran (yang artinya), “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56)

 



RELATED ARTICLE