DiaryHijaber
Berikut Tata Cara Makan Rasulullah | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Berikut Tata Cara Makan Rasulullah

Inilah Islam, agama yang sangat sempurna. Mengatur semua sendi kehidupan manusia dengan begitu detail dan lengkap. Islam tidak memberatkan penganutnya namun inilah justru cara Allah dalam memuliakan mereka. Karena manusia butuh sopan santun, etika dan aturan agar tidak hidup dengan mengikuti hawa nafsu serta berbeda dari hewan.

"Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. (QS Al A’raf 7 : 176)

Bahkan dalam tata cara makan, yaitu satu hal yang kita anggap simple pun, Islam telah mengatur dan mencontohkannya dengan sangat baik lewat Rasulullah SAW, sang teladan yang mulia. Beliau mengajarkan bahwa dalam aktivitas makan, tidak hanya sekedar untuk merawat kesehatan, tapi adalah juga bagian dari ibadah. Selengkapnya, inilah info tentang bagaimana Rasulullah SAW mengajarkan tentang tata cara makan tersebut kepada kita.

 

  1. Berdoa sebelum makan

Rasulullah SAW mencontohkan untuk berdoa terlebih dahulu, sebelum memulai untuk menyantap makanan.

"Apabila seorang kalian ingin makan, hendaknya dia membaca bIsmillah. Dan jika ia lupa membaca di awalnya, hendaknya ia membaca bismillah fii awwalihi wa aakhirihi. (HR. al Tirmidzi dan Ahmad)

  1. Tidak berdiri ketika makan

Rasulullah juga menganjurkan kita untuk duduk selagi memakan makanan. Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata: ”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu kebih buruk lagi.” (HR.Muslim dan Turmidzi)

Penelitian modern pun telah membuktikan kebenaran tentang hal itu. Pada saat duduk, apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras. Jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.

Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana atau saraf otak kesepuluh, yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Apabila refeleksi ini terjadi dengan keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf yang menghantarkan detak jantung, sehingga penderita akan langsung pingsan atau bahkan mati mendadak.

  1. Mengawali dengan makan buah

”Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (Al Waqi’ah 20-21)

Dalam ayat tersebut Allah Subhanahu wa Ta’ala menerangkan tentang makanan penduduk surga.Yang menarik adalah Allah menyebutkan buah-buahan dahulu, baru kemudian daging. Apakah kira-kira rahasia yang terkandung di dalamnya ?

Dr. Muhammad Suwardi, dalam bukunya yang berjudul Al-Qur’an The Amazing Secret, telah menjelaskan bahwa buah yang dikonsumsi sebagai hidangan pencuci mulut atau dimakan setelah memakan makanan lain, justru akan menjadi sampah dalam tubuh. Hal ini karena buah tidak dicerna secara alami di lambung, tetapi ikut berkumpul bersama makanan selama berjam-jam dalam kubangan asam lambung yang pekat.

  1. Tidak meniup makanan

Continue reading on next page...



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top