Berhijrah Karena Allah | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Berhijrah Karena Allah

Setiap hari jatah usia kita semakin berkurang. Dan setiap detik berarti adalah satu langkah menuju kematian. Tidak akan ada hal yang abadi di dunia ini. Semua yang lahir pasti akan mati dan kembali kepada Penciptanya. Tidak terkecuali kita sebagai manusia.

Namun entah mengapa kita malah masih sibuk dengan dunia, dunia dan hanya dunia. Kita dibuat seolah-olah kita akan selamanya berada disana. Tidak akan ada kematian bagi kita yang datang sewaktu-waktu, dan tidak ada kunjungan malaikat maut yang datang tanpa kita sangka-sangka. Kita merasa semua itu masih jauh dan kita masih muda. Hari-hari masih terus bisa kita nikmati tanpa akan berhenti.

Kita larut dalam hiruk pikuk dunia, dan melupakan yang sebenarnya tentang tujuan kita diciptakan. Kita lupa kewajiban yang telah Allah berikan. Dan kita bahkan pura-pura tidak perduli lagi tentang aturan dan larangan. Kita semakin hari, semakin jauh, semakin kosong dan semakin lupa.

“Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (daripadanya)." (QS al-Anbiyaa': 1).

Hijabers, alangkah meruginya jika kita termasuk orang-orang yang disebutkan di dalam Al-Quran tersebut. Semoga Allah menyelamatkan diri kita agar tidak menjadi salah satu diantaranya. Karena itu, mumpung masih ada waktu kenapa tidak kita selamatkan diri kita sendiri dengan berhijrah di jalan Allah. Mumpung masih ada waktu dan kesempatan yang Allah berikan kepada kita.

Walaupun siapapun orangnya pasti tahu bahwa hijrah itu sangatlah berat. Bahkan orang yang menitinya seringkali malah dianggap asing di antara manusia. Hal ini karena dia menjalankan salah satu dari konsekuensi sebuah hijrah tersebut, yaitu meninggalkan seluruh pendapat manusia dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai hakim di dalam segala perkara yang diperselisihkan dalam seluruh perkara agama. Seperti Firman Allah Ta’ala di dalam Al-Quran, “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukmin, apabila Alloh dan Rosul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barang siapa yang mendurhakai Alloh dan Rosul-Nya maka sungguh dia telah sesat, sesat yang nyata.” (Al Ahzab: 36).

Hijrah hanya akan menjadi milik mereka yang merasa memiliki hati yang dipenuhi dengan ketaatan kepada Allah dan RasulNya, sepenuhnya. Mereka sadar bahwa dunia itu hanya sementara, sementara keabadian akhirat itu tidak terbantahkan lagi, dan pasti akan mereka jumpainya. Mereka berharap kebahagiaan disana, dalam hidup kekal abadi, di surga Allah yang  nyata. Karena Allah adalah satu-satunya Zat yang tidak akan pernah mengingkari janjinya. Dan semoga kita adalah salah satu hambaNya yang Dia bukakan pintu dan lembutkan hatinya untuk memulai berhijrah hanya karenaNya. Aamiin.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top