Belajar Dari Sebuah Ketidaksempunaan | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Belajar Dari Sebuah Ketidaksempunaan

374 kali dilihat

Kenapa nggak ada yang sempurna di dunia ini? Kenapa sesuatu yang kita lihat begitu bagusnya pun, pasti tetap akan punya kekurangan? Apa kira-kira hikmah dari semua ini? Apa yang dikehendaki Allah dengan menciptakan keadaan yang tidak akan pernah sempurna ini?

Ternyata ketidaksempurnaan mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga. Salah satunya adalah rasa syukur dan berterimakasih kepadaNya. Orang yang bersyukur itu tahu kapan dia harus berhenti dari mencari sebuah kesempurnaan, lalu belajar menikmati apa yang telah dia punya. Hatinya tidak kemudian selalu meranggas mencari dan atau berangan-angan terhadap sesuatu yang nggak dia miliki. Karena dia tahu bahwa hidup nggak harus melulu tentang mengumpulkan dan menumpuk-numpuk benda duniawi, memuja makhluk, dan merawat angan-angan yang kelewat tinggi, dan lain sebagainya. Sehingga dia harus menyiapkan rasa lelah yang banyak untuk semua itu.  

Mereka yang bersyukur itu akhirnya juga yang mendapat bonus kebahagiaan, kedamaian dan ketenangan dari Robb-nya. Inilah sebuah keadaan hidup yang diidam-idamkan banyak manusia. Dan salah satu cara untuk mendapatkannya adalah menjauhkan diri dari keluhan ini dan itu. Karena hati mereka bilang bahwa aneh saja kalau masih ada keluhan dengan keadaan yang dihadapi.

Keluhan itu ada, karena sesuatu yang dipikir KURANG dan hal itu akhirnya membuat nggak nyaman. Padahal mereka tahu bahwa kekurangan itu adalah MUTLAK pasti ada, karena judulnya memang di dunia ini nggak ada yang sempurna. Jadi, kalau memang seperti itu, keluhan adalah hal yang percuma saja buat dilakukan oleh mereka. Karena yang ada juga mereka harus merasa capek sendiri, dan mendapati diri mereka semakin terlihat kurang dan nggak pintar dalam hal bersyukur.

Akhirnya merekapun menjauhi sikap gampang mengeluh itu dan hanya fokus pada usaha untuk selalu mendapatkan keadaan yang lebih baik saja. Tak lupa mereka selalu memohon kepada Robbnya agar usahanya tersebut di ridhoi.

Mengapa mereka memohon kepada Robbnya? karena mereka percaya bahwa satu-satunya yang Sempurna adalah Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dengan sebuah kesempurnaan itu, Allah menjelaskan kuasanya terhadap para hambaNya. Dia juga memberitahukan bahwa hanya Dia sajalah yang berhak dipuja, diibadahi, dan ditaati. Dialah Rajanya segala Raja. Para hambaNya hanya bisa memohon kepadaNya, zat yang sama sekali nggak punya kekurangan, yang Maha berdiri sendiri, yang Maha kuasa, perkasa dan segalanya.  

MasyaAllah, ternyata memang benar jika Allah itu sudah menciptakan segala sesuatu itu dengan sangat baik dan teratur. Termasuk kuasanya dalam menciptakan keadaan yang bernama “ketidaksempurnaan” di dunia ini. Dan hanya Dia sajalah yang Maha kuasa dan Maha sempurna atas segala sesuatu.

"Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa, Allah adalah ash-Shamad (Penguasa Yang Maha Sempurna dan bergantung kepada-Nya segala sesuatu)"(QS. Al-Ikhlaash:1-2).

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE