Bagaimanakah agar Doa Kita Diterima Allah? | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Bagaimanakah agar Doa Kita Diterima Allah?

496 kali dilihat

Allah itu adalah satu- satunya yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang kepada kita para hambanya. Berbeda dengan manusia yang keberatan jika dimintai banyak hal, Allah Ta’ala justru mencintai kita yang rajin meminta, dan bahkan melaknat siapapun yang enggan berdoa kepada-Nya, karena mereka dianggap sebagai hamba yang sombong serta diancam dengan neraka Jahannam. Allah Ta’ala berfirman: Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina. (QS. Ghafir: 60).

Tidak hanya itu, pengampunan dosa pun diberikan oleh Allah sebagai “bonus” bagi kita, bila kita rajin memanjatkan doa. Allah Ta’ala juga berfirman dalam sebuah hadits qudsi: “Wahai manusia, selagi engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, aku mengampuni dosamu dan tidak aku pedulikan lagi dosamu” (HR. At Tirmidzi)

Hijabers, dalam kita berdoa ada beberapa perkara dan adab yang harus kita perhatikan, agar doa kita tersebut mustajab. Salah satunya adalah seperti yang tersebut dibawah ini,

  1. Berdoa dengan niat yang benar, yaitu dalam rangka beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, serta menggantungkan kebutuhan kita hanya kepadaNya.
  2. Menengadahkan telapak tangan ketika berdoa kepada Allah.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda:

"Jika engkau meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka mintalah dengan menengadahkan telapak tangan, dan janganlah engkau memintanya dengan menengadahkan punggung telapak tangan." (HR Abu Dawud).

"Tidaklah seorang hamba mengangkat kedua tangannya hingga nampak ketiaknya dan memohon suatu permohonan, kecuali Allah mengabulkan permohonannya itu. (HR at Tirmidzi).

  1. Memulai dengan mengucapkan hamdalah dan puji-pujian kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Cara seperti ini menjadi sebab lebih dekat kepada terkabulnya doa. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendengar seorang laki-laki berdoa dalam shalatnya dan dia tidak mengagungkan Allah Subhanahu wa Ta’ala , tidak bershalawat atas Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Orang ini terburu-buru,” kemudian Rasulullah memanggilnya dan bersabda : Jika salah seorang dari kalian shalat, hendaklah ia memulainya dengan mengucapkan hamdalah serta puja dan puji kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, kemudian bershalawat atas Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, setelah itu ia berdoa dengan apa yang ia inginkan.” (HR Abu Dawud, an Nasaa-i, dan at Tirmidzi).
  2. Bershalawat atas Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jika ia meninggalkan shalawat atas Nabi, maka doanya bisa terhalang. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Semua doa terhalang, sehingga diucapkan shalawat atas Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. ath Thabrani dan Al Baihaqi).
  3. Memulai dengan mendoakan diri sendiri dahulu. Hal ini yang diisyaratkan dalam al Qur`an, "Ya Rabb-ku! Ampunilah aku, dan ibu bapakku ……(Nuh/71 : 28).
  4. Bersungguh-sungguh hati dalam berdoa. Ketika berdoa, hendaklah kita bersungguh- sungguh, memusatkan pikiran, serta menampakkan kebutuhan dan ketergantungannya kepada Allah. Jangan sampai lisan kita berdoa namun pikiran dan hati kita entah kemana, hijabers. Ketahuilah, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: Berdoalah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, sementara kalian yakin doa kalian dikabulkan. Ketahuilah, sesungguhnya Allah tidak akan mengabulkan doa dari hati yang lalai dan lengah.” (HR at Tirmidzi dan Al Hakim).

 

Demikinlah beberapa cara agar doamu dijabah oleh Allah. Hijabers bisa melakukannya setiap selesai salat dan ketika ingin memohon ampun kepada Allah. Berdoalah, karena takdir dapat dirubah dengan berdoa. Insha Allah.



RELATED ARTICLE