DiaryHijaber
"Awas Ya, Itu Cowok Gue!" | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

"Awas Ya, Itu Cowok Gue!"

Kita nggak lagi mau bahas tentang sinetron ala-ala cewek-cewek SMA yang lagi rebutan cowok. Yang biasanya tampil dengan gaya centilnya sambil pakai rok yang panjangnya semeter... diatas lutut, trus jalan dengan gagah gemulai sambil bawa geng-gengnya gitu. Tapi kali ini kita mau bahas yang serupa tapi tak sama. Alias dari "dunia" yang berbeda.

Apakah itu? Masih tentang permasalahan hak milik atas seorang cowok juga sih, tapi pelakunya adalah para cewek-cewek yang berhijab dan di sehari-harinya udah suka ngaji.

Lah kok bisa, sih?

Ets jangan salah, mereka juga manusia keles, yang bisa aja suka sama cowok, dan jealous kalau si cowok ternyata suka sama cewek yang lain.

Tapi pemirsa, mungkin mereka nggak se-ekstrem anak-anak SMA alay yang rebutan cowok pakai acara jambak-jambakan dan atau tawuran. Mereka lebih “halus” sih biasanya. Ya, semacam dipendam dalam hati saja.

Tapi sayang, rasa-rasa dengki, marah, cemburu dan apalah namanya itu, nggak akan bisa disembunyikan dari penglihatan Allah. Kalau itu isinya adalah kejelekan, maka Allah juga akan tetap lihat.

Hmm... Ya Allah neng!, ngapain juga masih galau, marah, dengki apalagi cemburu gitu sih? Kan dari kita ngaji pasti udah dengar infonya deh kalau “Jodoh itu nggak bakal tertukar”, dan “semua orang diciptakan berpasangan dan punya jodoh sendiri-sendiri”. Allah berfirman, (yang artinya), “Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” (QS. An Nisaa’:1).

Kawan, ilmu nggak punya nilai apa-apa lho kalau nggak ada praktek nyatanya. Ngaji doang sampai capek nggak akan bisa diresapi apalagi dipraktekkan kalau kita cuma sekedar ngaji doang. Kaya’ semacam ngaku Islam tapi cuma di KTP aja. Tapi ilmu itu akan punya makna kalau kita bisa praktekkan dengan manis dalam hidup kita.

Jadi mulai sekarang, kita bilang ke diri sendiri buat say NO dalam hal rebutan cowok. Karena selain malu-maluin, hal begitu bisa buat turun level harga diri kita sebagai seorang muslimah. Lagian belum tentu juga kan, itu adalah jodoh kita kelak? Kalaupun iya, dia bakal datang sendiri tanpa harus diperebutkan, pemirsa!. Masih banyak hal yang lebih penting yang kudu diurusi dan amanah yang kudu diselesaikan oleh kita, yang bakal lebih bawa nilai plus kita dihadapan Allah. Dan itulah yang lebih kudu diutamakan, dari pada sekedar bertengkar dan berdebat,  “Hey, Itu Cowok Gue!”. Setuju?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE