Astaghfirullah, Ternyata Begini Efek Buruk Dari Dosa | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Astaghfirullah, Ternyata Begini Efek Buruk Dari Dosa

352 kali dilihat

Dosa, ternyata nggak sesederhana yang kita kira. Apalagi tentang akibat atau efek buruk jangka panjang yang diakibatkan dosa itu, jika kita nggak buru- buru memilih untuk bertaubat atau mohon ampun kepada Allah. Salah satu efek buruk itu adalah hati dan pikiran kita yang berubah jadi sempit, atau sumpek. Ambil contoh aja, orang yang malamnya mabuk- mabukkan, pas bangun pagi pasti pikirannya sumpek, suntuk, sedih, pokoknya serba nggak enak aja. Nggak mungkin orang yang habis mabuk malamnya, trus pas bangun pagi jadi cerah ceria, seceria wajah-wajah pegawai yang pada habis gajian. Atau contoh yang lain, orang yang berzina walaupun mungkin awalnya merasa senang, tapi suatu hari pasti bakal merasa menyesal, sedih dan atau mungkin terpuruk.

 

Kurang lebih begitulah efek buruk pertama dari dosa. Dan dengan itu akhirnya kita tahu gambaran dari fitrah hati manusia, yang sebenarnya nggak nyaman saat ketemu dengan dosa.

 

Tapi anehnya, kita manusia sering banget mengingkari fitrah kita itu. Besuk dan besuknya kita malah ulangi lagi dan lagi dosa yang sama. Padahal dengan berbuat seperti itu, kita seperti menuangkan racun pada tubuh kita sendiri. Ya, dosa itu selain jadi candu bagi kita kawan, dia juga adalah racun yang membuat kita semakin rusak dan hancur. Akhirnya dampak yang paling parah terutama bagi mereka yang nggak punya iman, larinya ke bunuh diri, narkoba, dan lain- lain.

 

Maka benarlah apa yang difirmankan Allah dalam surat Thaha ayat 124, (yang artinya), “Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.”

 

Selain itu, efek buruk dari dosa adalah juga bakal membawa kita pada hidup yang jauh dari petunjuk dan penuh kesesatan. Allah ta'ala berfirman dalam surat Al Ahzab ayat 36, (yang artinya), “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata”

 

Hal yang begini juga pasti bakal bawa kesusahan buat diri kita sendiri, kawan. Gimana nggak, Kita mah apa atuh. Kita cuma manusia biasa yang pasti punya kekurangan yang amat banyak. Dan tanpa petunjuk dan serta pengarahan dari Allah dijamin pasti kita akan sulit untuk bahagia, tenang dan damai dalam hidup kita ini. Karena petunjuk dan pengarahan Allah itu adalah ibarat cahaya dalam hidup kita. Yang Kalau itu nggak ada, ya seperti kita berjalan di kegelapan yang sangat gelap. Selanjutnya, nubruk udah pasti, kejedot apalagi. Yang akhirnya kita bakal sakit dan susah sendiri kan?.

 

Selanjutnya efek dari dosa adalah akan Allah akan dampingkan si pendosa itu dengan setan. Allah Ta’ala berfirman, (yang artinya), “Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya”

 

Jadi kalau ada diantara kita ada yang memilih program hidup yang penuh maksiat contoh dari zina ke zina, dari mabuk ke mabuk, dari bohong ke bohong, dari riba ke riba, gitu aja terus sampai lama, dan sampai tua, maka akan makin sesatlah dia, makin ribetlah urusan hidupnya. Karena setan akan senantiasa menjadi petunjuk baginya. Padahal setan itu adalah musuh yang nyata bagi kita, dan setan selamanya nggak akan mungkin membawa kebaikan bagi kita.

 

Terus, sudah selesaikah sampai disitu saja? Pastinya belum, pemirsa. Nasib tragis pendosa nggak cuma begitu saja. Akhir hidupnya juga harus tinggal menyedihkan di neraka. Allah Ta’ala berfirman di dalam AlQuran, (yang artinya), “Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan”

 

Kawan, dari banyak ayat- ayat AlQuran yang telah sama- sama kita baca tadi bisa diambil kesimpulan bahwa Allah sangat tidak menyukai jika kita berbuat dosa. Allah juga mengancam dengan siksaan keras sebagai balasan bagi semua dosa yang kita lakukan. Sekarang pilihan selanjutnya ada ditangan kita. Kita mau bagaimana dan hidup kita akan selanjutnya akan seperti apa, tergantung langkah yang kita pilih mulai dari sekarang. Tapi satu hal yang harus kita ingat kawan, jika ada pilihan untuk hidup bahagia, dan tenang berada di surga walaupun perjuangan kita akan berat untuk itu, lalu kenapa kita harus memilih berakhir menyedihkan di neraka hanya karena sekedar ingin merasakan kesenangan yang sesaat saja? Semoga hal ini menjadi perenungan bagi kita semua. Aamiin.

 

(NayMa)

 



RELATED ARTICLE