Arti Hari Tasyrik dan Do'a yang Dibaca | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Arti Hari Tasyrik dan Do'a yang Dibaca

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir zaman.

Hijabers, kita sering mendengar tentang istilah Hari Tasyrik. Namun apakah yang dimaksud dengan istilah tersebut?  Berkaitan dengan hal ini, Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan “Hari tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha (yaitu 11, 12, 13 Dzulhijjah). Disebut tasyrik karena tasyrik itu berarti menjemur daging qurban di terik matahari. Dalam hadits disebutkan, hari tasyrik adalah hari untuk memperbanyak dzikir yaitu takbir dan lainnya.”

Hari Tasyrik adalah hari yang sangat mulia di sisi Allah. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu alaihi Wa Sallam di dalam sebuah hadits yang dikeluarkan oleh Abu Daud, “Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala adalah hari Idul Adha dan yaumul qorr (hari tasyriq).”

Di Hari Tasyrik kita tidak diperbolehkan untuk berpuasa, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa pada Hari Tasyrik inilah kaum muslimin dapat menikmati makanan. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hari-hari tasyriq adalah hari menikmati makanan dan minuman.” (Hr. Muslim).

Selanjutnya, di dalam surat Al Baqarah ayat 203, Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, (yang artinya) “Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang.” Hal ini menunjukkan adanya perintah bagi kita untuk banyak- banyak berdzikir di hari-hari tasyrik.

Dan Allah Ta’ala juga berfirman di dalam surat Al Baqarah ayat  200 sampai 201, (yang artinya), “Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: 'Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar' (Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka).”

Dari ayat di atas kebanyakan ulama menganjurkan membaca do’a “Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” di hari-hari tasyrik. Di dalam doa ini terkandung banyak sekali kebaikan. Anas bin Malik mengatakan, “Do’a yang paling banyak dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam 'Allahumma Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar.' (Wahai Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka).”

Semoga kita dimudahkan untuk beramal sholeh ketika bertemu dengan Hari Tasyrik dan juga semoga kita termasuk hamba Allah yang bersyukur atas segala nikmat. Aamiin.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top