Aku Tidak Sedang Berusaha Melupakanmu, Aku Hanya Lelah! | DiaryHijaber.com

Writer : Nanda Pipit N Editor : Nanda Pipit N

Aku Tidak Sedang Berusaha Melupakanmu, Aku Hanya Lelah!

480 kali dilihat

Ada yang pernah Bilang, "Memaafkan itu pasti tapi melupakan itu urusan nanti".

Kita semua sadar, ketika kita berusaha dengan keras untuk melupakan masa lalu justru masa lalu itu semakin sering hadir menghantui kita tanpa kita minta. Itulah masa lalu, hanya bisa dikenang tidak untuk dilupakan.

Sekali lagi, kita tidak pernah bisa benar-benar melupakan masa lalu. Maka dari itu, aku tidak sedang berusaha melupakan masa itu juga tidak sedang berusaha kembali kesana. Aku hanya ingin berpindah.

Berpindah kepada hati yang baru. Seseorang yang nantinya akan aku temukan dimasa depanku. Aku juga tidak sedang menunggu seseorang itu datang. Karena aku tahu, menunggu itu melelahkan.

Aku juga tidak sedang memperjuangkan seseorang. Karena tak ada seseorang yang aku perjuangkan atau tidak ada seseorang yang dengan gagah berani mengajakku berjuang. Jadi aku memutuskan untuk tidak berjuang sendirian.

Aku memang berjuang, Berjuang untuk diriku sendiri demi masa depan yang lebih baik. Masa depan yang entah dengan siapa akan aku lalui nanti.

Aku hanya memegang satu keyakinan. Bahwa ada satu Lelaki di luar sana yang sedang memperjuangkan aku. Seseorang yang akan aku temukan dipersimpangan jalan. Persimpangan yang mempertemukan Diriku dengan pangeran berukuda putih milikku. Dengan gagah beraninya dia akan membawa pasukan luar biasa milik kerajaannya menuju istana orang tuaku.

Aku tahu, jalan itu masih panjang mungkin juga banyak Rintangan yang akan menghadang pangeran impianku itu. Tapi jangan takut, aku sudah menanami bunga-bunga lotus kesukaanku. Pangeran kau pasti akan menemukan kerajaanku. Pasti.

Sekarang saatnya Berpindah untuk kamu yang lain. Bukan kamu di masa laluku. Tapi kamu yang lain yang akan melanjutkan buku ceritaku. Buku yang akan aku tulis setiap harinya.

Aku tahu, kepastian itu mutlak milik Tuhan. Memastikan adalah tugas seorang manusia dan yang memastikan aku menjadi milikmu adalah tugasmu.

Jika saatnya nanti tiba, aku akan benar-benar yakin bahwa kamulah seseorang yang Tuhan pilihkan untukku. Dan pada saat itu tiba aku akan menjatuhkan diriku sejatuh-jatuhnya.

 



RELATED ARTICLE