Aku Penuhi PanggilanMu, Ya Allah! | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Aku Penuhi PanggilanMu, Ya Allah!

Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak” (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).

 

Kalimat ini pasti sering kita dengar bukan, Hijabers? Inilah kalimat talbiyah yang begitu indah dan maknanya begitu dalam karena berisi pemurnian peribadatan hanya kepada Allah dan menjauhi kemusyrikan. Kalimat talbiyah juga menunjukkan pengakuan akan kekuasaan dan kekuatan Allah yang diatas segala sesuatu yang ada di semesta ini. Sedang manusia hanyalah makhluk yang kecil dihadapan Allah. Segala pujian dan kekuasaan hanyalah milik Allah semata.

 

Dan kalimat ini biasa kita dengar ketika ibadah haji. Dengannya berarti kita ikhlas untuk melakukan ibadah tersebut hanya semata demi mengharap ridha Allah Ta’ala. Dan Lafazh talbiyah ini diucapkan dengan pengulangan, semata hanya demi mengharap bahwa doa ini akan dikabulkan oleh Allah Ta’ala.

 

Ketika berhaji, jamaah haji laki-laki di sunnahkan untuk mengeraskan suara dalam mengucapkan kalimat Talbiyah ini. Padahal dalam dzikir yang lain, kita diperintahkan untuk melirihkan suara. Sedangkan untuk kita para wanita, kita diperintahkan untuk tidak mengeraskan bacaan talbiyah kecuali untuk didengar sesama teman di sampingnya.

 

Hijabers, bacaan talbiyah ini juga adalah komitmen manusia untuk selalu mengesakan Allah, menempatkan kehidupan dunia dalam rangka hanya mencari ridho Allah serta dapat menghadirkan akhlak Islam yang sebenarnya, didalam kehidupannya. Utamanya bagi yang sudah berhaji karena sudah secara langsung menyaksikan berbagai bukti kehidupan kota Mekah atau Madinah, menyaksikan kebesaran Allah, serta peninggalan sejarah kenabian dan para sahabat selama berada disana.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top