DiaryHijaber
Ajaran Makan dalam Islam, Berhenti Sebelum Kenyang | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Ajaran Makan dalam Islam, Berhenti Sebelum Kenyang

Islam mengajarkan kebiasaan hidup sehat bagi pemeluknya. Dan banyak ilmuwan modern yang telah membuktikan kebenaran dari ajaran Islam tersebut. Salah satunya ajaran tentang cara makan. Rasulullah shallallahi ‘alaihi wa sallam mengajarkan agar kita tidak makan sampai kekenyangan karena akan membuat kita malas untuk melakukan aktivitas keseharian. Beliau bersabda, (yang artinya),

“Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya, cukuplah baginya memakan beberapa suapan sekedar dapat menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga), maka jika tidak mau, maka ia dapat memenuhi perutnya dengan sepertiga makanan, sepertiga minuman dan sepertiga lagi untuk nafasnya.”  (Hr. Ahmad, Ibnu Majah dan Al-Hakim)

Imam Asy-Syafi’i rahimahullah menjelaskan, “Karena kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah.”

Hal ini sejalan dengan berbagai penelitian modern yang telah membuktikan bahwa dengan membiasakan diri makan sampai kenyang, kita pun dapat mengalami kenaikan energi yang langsung cepat menurun sesudahnya. Akibatnya tubuh terasa lamban dan gampang kelelahan.

Selain itu, kebiasaan makan sampai perut kita kekenyangan dapat membahayakan kesehatan kita, apalagi jika makanan yang kita makan adalah makanan cepat saji yang tentu saja kurang nutrisi didalamnya. Berat badan kita akan mengalami kenaikan yang tidak menyehatkan, dan kitapun rentan mengalami obesitas yang berujung pada terjadinya risiko sakit jantung, diabetes, penyakit kandung kemih, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi bahkan stroke.

Karena itulah ada baiknya bagi kita untuk makan setelah lapar, namun berhenti sebelum merasa sangat kekenyangan. Agar tubuh senantiasa fit, dan kitapun terhindar dari kemalasan dan penyakit yang akan menyerang tubuh kita.



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top