Tabah Itu Susah, Tapi Indah | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Tabah Itu Susah, Tapi Indah

(Diaryhijaber.com) - Girls, setiap manusia di dunia pastinya udah pernah ngalamin kesedihan ato terpuruk yang kadang ngebuat hidup mereka rasanya udah selesai. Hal begini biasanya datang karena saking nggak siap mental ato nggak kuat ngadepin musibah yang datang di hidup mereka itu. Saking gemesnya kadang ada yang sampe ngeluarin sumpah serapah, bahkan nggak jarang memaki maki Allah karena dianggap nggak sayang dan jahat ke mereka.

Eh tapi tau nggak sih, percaya nggak percaya girls hidup ini sebenarnya udah ada yang mengatur. “Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah ilmu-Nya benar-benar meliputi segala sesuatu”. (QS Ath Thalaq:12). Dan Allah itu bukan tipe yang suka mendholimi hambanya. Karena "ALLAH tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya. Dan ALLAH cinta dan ridha kepada orang yang sabar"(Al Baqarah ayat 286). Sebenarnya cobaan itu ibarat ujian bagi kita buat naik level. Anak SD aja mau naik kelas pake diuji juga kan. Apalagi kita yang mau naik level di tingkat yang lebih dewasa, lebih matang dan lebih bijaksana, serta lebih disayang Allah.

"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ’Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi ?Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui" {Qs. Al-Ankabut : 2-3}

Allah Subhanahu wata'ala nggak semata- mata jahat sama kita saat memberikan sebuah musibah. Tapi Allah emang bener- bener pengen melihat kualitas iman hamba- hambaNYa, sehingga nantinya nanti akan diketahui siapa yang pantas buat dikasih surga yang kenikmatannya kaya gini nih gambarannya. 

“Kusiapkan bagi hamba-hambaKu yang sholih (di dalam surga, -pen), yaitu apa yang tak pernah dilihat mata, tak pernah didengar telinga, dan tak pernah terlintas dalam hati semua manusia” {Hadist Qudsi}

Tapi ya emang sih, kebanyakan orang nggak seketika itu bisa langsung nerima dan berpikir logis tentang "hadiah" dari Allah itu. Akan ada momen saat mereka kaget, shock, bahkan terpuruk jatuh banget. Kecuali buat mereka yang bener- bener beriman. Setiap kali musibah datang mereka emang sedih, tapi mereka juga akan legowo mengatakan "... Innaalillaahi wa innaa ilaihi raajiuun ("sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali")  dan “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain dari-Nya. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal” (Qs. At-Taubah : 129)

Girls, pernah nggak kita inget dulu pas waktu kita kecil, kita yang lagi pengeen banget ngedapetin sesuatu tapi ortu kita ternyata ngelarang. Bukan karena mereka nggak sayang kita, tapi justru hal yang kita inginkan itu kadang bahaya buat kita. Cuman waktu itu, kita masih belum nyampe pikirannya. Hal yang sama kejadian di kita yang sekarang nih. Secara gitu, Allah tau tentang detil hidup kita, kelemahan dan kelebihan kita. Belum tentu cobaan yang dikasih Allah ke kita itu pahit buat hidup kita. Justru mungkin Allah udah lebih dulu tau kalo mungkin kita dikasih yang gampang- gampang aja justru nggak akan ngebawa kebaikan buat kita, alias membahayakan hidup kita. Hmm, tapi lihat deh, belum- belum kita udah nangis guling- guling gituh.

Allah berfirman dalam Alquran, “Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

Jadi masalahnya adalah, Allah lebih tau dari pada kita yang nggak tau sama sekali. Jadi tetep jaga aja deh pikiran positif kita ke Allah, kalo semua cobaan itu pasti ada nilai baiknya buat kita. So, nggak usah lama- lama lagi deh nangis dan sedihnya itu. Lagian udah kejadian juga kan musibahnya, yuk kita segera bangkit dan cari tau apa sih dibalik pelajaran atau teguran yang dikasih Allah ini. Dan kita mulai segera perbaikan kita. Karena waktu nggak akan nunggu kita yang cuma sedih dan nangis mulu' lhoo.

"Bersyukurlah bila kita jatuh dititik terendah, karena kita tidak punya pilihan lain kecuali hanya untuk naik"


(NayMa)






RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top