Gadis Tanpa Kaki yang Optimis Memperbaiki Kehidupan Keluarganya yang Berantakan | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Gadis Tanpa Kaki yang Optimis Memperbaiki Kehidupan Keluarganya yang Berantakan

Wang Juan (19 tahun) Asal negeri china ini perlu kita contoh bagaimana caranya mensyukuri hidup dengan keadaan normal dan sempurna secara fisik.

Wang Juan terlahir juga sempurna seperti kita, namun pada usia 6 tahun mengalami kecelakaan mobil yang mengharuskan kedua kakinya diamputasi total. Sehingga untuk berjalan, Wang hanya menggunakan kedua tanggannya untuk menopang tubuhnya kearah yang dia inginkan.

Sang ibu dari Wang kecil tidak tahan melihat kejadian ini sebgai sebuah tekanan batin, sehingga memilih untuk bunuh diri. Astaghfirullah hal adziim Hijabers, hal ini sangat dibenci Allah SWT. Lihat Wang kecil yang kini berusia 19 tahun ini tumbuh menjadi seorang gadis yang tegar, walaupun secara fisik tidak sempurna.

Kisah tragis yang sangat menghancurkan hati Wang adalah ketika sang Ayah dari Wang ini meninggalkan dirinya untuk diasuh oleh kakeknya, sang ayah pergi dan tidak tahu kabarnya dimana hingga saat ini. Namun hal ini justru tidak membuat Wang menjadi jatuh dan terpuruk. Wang membiasakan dirinya untuk dipandang aneh baik secara fisik maupun kelengkapan orang tua. Wang mengubur jauh-jauh perasaan yang membuatnya berkecil hati. Subhanallah, betapa tegarnya ya Hijabers T___T sampe nangis gini nih.. :(

"Staying optimistic and friendly is important. I have made many friends because of this." inilah yang Wang katakan ketika ditanya apakah Wang selama ini memiliki teman dalam pergaulannya selama ini. Justru rasa optimis dikembangkan oleh Wang ketika dia dipandang aneh oleh sebagian orang disekitarnya.

Wang yang kini berhasil meneruskan hidupnya dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki keadaan keluarganya yang ia dan orang-orang nilai berantakan. Wang berkata "I never wanted to stand out because of my disability, and I don’t want to trouble anyone. I believe I will have a bright future as long as I work hard." Sekali lagi Hijabers, betapa kisah Wang ini justru membuat kita malu jika kita tidak optimis terhadap keadaan kita yang lebih sempurna daripada Wang ini. Yuk berbagi Hijabers, biar menginspirasi wanita Khususnya Hijaber di Indonesia. ^__^ 



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top