Gaaan, Gue Mauu Dong Masuk Islam! | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Gaaan, Gue Mauu Dong Masuk Islam!

(Diaryhijaber.com) - Gue anak muda yang seneng banget bereksperimen. Bukan apa-apa, karena gue butuh memuaskan insting kepo gue biar nggak meleber kemana- mana. Salah satunya, gue sering banyak tanya, kenapa sih kudu ada yang namanya agama?

Buat gue, smua agama itu bener, cuman nama Tuhannya aja beda- beda. Ibarat kata, kalo kita mau ke Jakarta, orang bisa aja naek transportasinya laen- laen. Tapi intinya mereka kan mau ke Jakarta. Bahkan gue malah mikir, mungkin Tuhan itu bertetangga, dan masing- masing dari mereka punya pengikut sendiri. Tapi mereka tetep dame dan masih asik- asik aja.

Gue akhirnya masukin agama satu persatu, gue pelajarin semua yang dikatakan guru gue di setiap agama yang gue anut. Ternyata intinya mereka semua pelajarannya sama, mengajarkan kedamaian, cinta kasih dan hidup tenang bersama tuhan.

Sampai suatu hari...

Pas waktu gue lagi menganut agama Islam, dan gue belajar di Alquran, gue ketemu yang ini nih disana, “Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali Imran: 19). Dan ini “Dan barang siapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan pernah diterima (agama itu) darinya dan di akhirat nanti dia akan termasuk orang-orang yang merugi.” (QS. Ali ‘Imran: 85).

Trus juga gue nemuin sabdanya Nabi Muhammad SAW, Tauladan mulianya umat islam, yang ini nih  Di dalam Shahih Muslim terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan dari jalur Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda yang artinya, “Demi Zat yang jiwa Muhammad berada di tangannya. Tidaklah ada seorang manusia dari umat ini yang mendengar kenabianku, baik yang beragama Yahudi maupun Nasrani lantas dia meninggal dalam keadaan tidak mau beriman dengan ajaran yang aku bawa melainkan dia pasti termasuk salah seorang penghuni neraka.”

Pikiran gue "Yaa ampuuun, nih agama egois banget sih, masak nggak ngakuin yang laen sama baeknya sama dia?". Gue ajah belajar kok dan menganut semua agama. Daaan gue asik- asik aja tuh. Fine- fine aja tuh. 

Next, ...

Gue langsung ngebilangin ini sama guru tempat gue belajar. Tapi... u know what jawaban dia?...

"Laa ilaha Illallah artinya "tidak ada tuhan selain Allah". Hitam dan putih itu berbeda, dan memang harus ada pembatas yang jelas. 

Cuma itu.

Dan...

Yawdah lah... Gue pulang... dengan seribu satu pertanyaan yag belum kejawab. Karena nggak ngerti juga kan gue penjelasan detilnya.

Sampe dikamar, gue mencoba berpikir keraas. Saking kerasnya gue langsung... tidur, Hee... Tapi nggak tau kenapa, bener deh  yang ini ngeganggu konsentrasi gue banget sampe keesokan harinya. Asli gue ngebet banget pengen dapet jawabannya.

Gue balik lagi deh ke pak ustadz, dan kali nih jawaban beliau adalah ini, "Tidak ada tuhan kecuali Allah. Tidak Tuhan dalam bentuk harta, tidak Tuhan jabatan, tidak Tuhan kekasih, dan tidak Tuhan dalam bentuk gengsi,dll. Hanya satu tuhan, Allah subhanahu wata'ala. Dia lah satu- satunya zat yang berhak disembah. Tidak ada wilayah abu- abu, karena itu hak milik orang munafik."

Sampai disini gue ngerti. Emang sih, nggak ada separuh surga, dan separuh neraka. Atau keduanya yang berbuat duet. Tapi apa itu berarti kita boleh nganggap agama lain sebagai yang salah?

Gue ubek- ubek lagi tuh Alquran,

Dan akhirnya gue temuin ini, yang nohok gue banget sodara- sodara. "Dan tiadalah kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS. Al Anbiya 107)"

Owh ternyata gue baru tau, kedamaian islam bukan cuman buat pelakunya. Tapi dari ayat itu gue simpulin kalo harusnya emang orang islam kudu jadi rahmat juga buat lingkungannya termasuk hewan, tumbuhan dan makhluk tuhan yang lain. Dan termasuk juga bagi orang yang bukan islam.

Tapi kalo menyangkut soal prinsip dan keyakinan, mereka berpegang sama yang ini "Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku. (QS Al Kafirun: 6)". Dan mereka nggak boleh ada acara paksa memaksa orang buat masuk Islam, "Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.” (Surat al-Baqoroh: 256). Trus ternyata juga tugas kita adalah hanyalah sekedar menyampaikan "Jika mereka tetap berpaling, maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang. (QS. An Nahl : 82). Owh begitu ternyataaaa....

Dan akhirnya ...
Gue sekarang ngerti. Islam itu mengajarkan hanya pada satu tuhan. Yang berhak di ibadahi, disembah, ditakuti dan dan diagungkan. Tuhan itu hanya Allah Subhanahu wata'ala. Bukan harta, bukan jabatan, bukan juga kekasih, yang secara














Continue reading on next page...



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top