Bersih Hati Ala Botol Kecap | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Bersih Hati Ala Botol Kecap

(Diaryhijaber.com) - "Gue udah tobat kok, serius! Gue nggak mau ngelakuinnya lagi!" Itu biasanya yang dikatakan sama kita yang udah bener- bener kapok, dan nggak mau ngulangin kesalahan yang sama. Terkesan serius emang, tapi asli nggak gampang ngelakuinnya.

Seperti saat kita mau ngisi sebuah botol kecap dengan air. Yang pertama kudu dilakuin adalah ngeluarin itu kecap, trus nyikat botol itu berkali-kali, ampe bersiiiiih. Naah trakir baru deh air putihnya dimasukin. Kalo langkah diatas nggak dilakuin, otomatis air pun nggak bakal bisa jernih lagi. 

Sama seperti hati kita. Kalo kita udah komit mau nggak bandel lagi, konsep, ide, memori, dan segala yang berhubungan dengan itu kudu keluar atau dipaksa keluar dari otak. Kita cuci bersiih diri kita dengan penyesalan dan ngisi ulang dengan kebaikan. Satu catatan penting buat kita. Yaps kita kudu total ngelakuinnya. Setetes aja kecap masih kita simpen di dalam otomatis air yang akan masuk nggak bisa jernih lagi.

ini persis seperti firman Allah SWT dalam surat At- Tahrim ayat 8, yang artinya "Hai orang-orang yang beriman bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya)..."

Dalam proses "nyuci dan nyikat" itu yang kadang kita ngrasa nga kuat dan sakiiiit banget. Dan kita banyak gagalnya justru disini. Seperti saat udah kecanduan drugs, dan kita niat buat berhenti, ya Allah itu susahnya minta ampun, dan sakitnya naudzubillah. Kalo nggak percaya, tanya aja ama yang pernah OD. Tapi mau ga mau kita tetep kudu "dicuci dan disikat" itu kepengenan kita buat make. Kalo nggak ya nggak akan bisa sembuh ampe kapanpun. Dan selama masih ada waktu kenapa nggak kita lakuin sekarang? Biar kita tar nggak nyesel kaya yang ni nih "Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami. Niscaya kami akan berbuat kebaikan  berlainan dengan yang telah kami perbuat dulu" (Qs.Al Faatir ayat 37)

Tapi perkataan mereka dijawab langsung oleh Allah dalam ayat yang sama,  "Dan apakah kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang-orang yang mau berfikir. Dan apakah tidak datang kepadamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab kami) dan tidak ada bagi orag- orang yang zalim seorang penolongpun"

(NayMa)



RELATED ARTICLE

comments powered by Disqus
Top